Kabarnya, Apple Tengah Garap Sensor Diabetes Melitus

Apple

Velodrome – Apple baru-baru ini dikabarkan tengah menggarap sebuah projek dengan memperkerjakan tim rahasia. Project tersebut untuk mewujudkan inisiatif dari pelopornya yakni Steve Jobs. Tim rahasia dari dari perusahaan yang berdiri pada 1 April 1976 ini, sekarang tengah mengembangkan atau menggarap sensor diabetes.

Seperti yang diketahui, diabetes merupakan salah satu penyumbang kematian terbesar di dunia. Berdasarkan pada World Health Organization (WHO), kehidupan modern yang memang membuat manusia jadi tidak banyak bergerak jadi pemicu munculnya diabetes.

Dan angka orang terkena diabetes ini bahkan meningkat tajam setelah tahun 2014. Untuk itulah Apple membuat terobosan dengan sensor diabetes ini sebagai bentuk pencegahan munculnya dibetes. Menurut kabar yang beredar, sensor diabetes yang saat ini dikembangkan oleh perusahaan teknologi yang berasal dari Cupertino, Amerika Serikat tersebut berbeda dari sensor sejenis.

Apple

Obesitas
Image by euractiv.com

Sensor yang dikembangkan perusahaan berlogo apel ini termasuk canggih, hal ini disebabkan mampu mendeteksi dan memantau tingkat gula darah tanpa membutuhkan sample darah. Berdasarkan sumber yang dilansir dari investorplace.com menyebutkan jika tekhnologi terbaru dari perusahaan yang dikepalai Tim Cook ini mencakup penyinaran cahaya terhadap kulit pasien guna mengukur tingkat gula darah.

Teknik paparan sinar ini sudah diaplikaskan pada Apple Watch, yang berfungsi untuk mengukur denyut jantung. Bahkan rumor yang beredar menyebutkan jika tim rahasia Apple ini sekarang tengah bekerja di sebuah kantor yang memang belum diketahui lokasinya secara pasti.

Baca Juga : Apple Watch Semakin Stylish dengan Desain Strap Terbaru

Namun mereka kabarnya melakukan pekerjaanya di dekat markas Apple di Palo Alto, California. Dan mengenai hal ini juru bicara Apple masih enggan untuk berkomentar.  Project terbaru dari Apple ini seakan menambah daftar kerjasama perusahaan teknologi ini dengan bidang kesehatan.

Di tahun yang lalu juga dikethaui Alphabet, perusahaan induk Google juga bekerja sama dengan bidang kesehatan dan merilis bio-elektronik dalam perawatan rematik dan juga obesitas.

Kerjasama antara teknologi dan dunia kesehatan ini memang tidak mengurangi jumlah ketergantungan manusia dengan obat-obatan. Namun, meski begitu setidaknya para medis terbantu dengan adanya teknologi dan tidak repot-repot lagi membawa peralatan medis yang berat dan ribet.

0 Comments

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

©2018 Divertone.com - The Soul Of Inspiration

Log in with your credentials

or    

Forgot your details?

Create Account