Aroma Musik Grunge Warnai ‘Indie Season Road To IIMF’

Whitewood – Hanya dalam hitungan hari, gelaran akbar ‘International Indie Music Festival 2018’ yang digelar. Acara yang digagas olehDeteksi Production tersebut akan berlangsung  pada 27 September sampai dengan 7 Oktober 2018 mendatang di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD dan merupakan bagian dari acara Pekan Raya Indonesia 2018.

Event ini akan menjadi ajang silahturahmi para musisi indie dari sekitar 30 negara yang berkumpul dan menunjukkan karya-karya mereka. Akan terdapat 3 panggung nantinya sebagai tempat para musisi dan band menujukkan karya mereka dan juga komunitas musik untuk berkumpul.

Pada Selasa malam, 18 September 2018 digelar kembali ‘Indie Season Road To International Indie Music Festival 2018′ di Melody Music Kemang Bar And Lounge, Grandkemang Hotel, Kemang, Jakarta Selatan yang kali menghadirkan tiga musisi dan band yaitu, AW, Morning Casablanca dan No Code.

AW (vokal, gitar) yang ternyata adalah nama anonim dari musisi bernama Anwar, membuka panggung ‘Indie Season Road To IIMF’  dengan lagu karyanya, “Maafkan Aku” yang disambung dengan “Planet Bumi”. Lagu “Planet Bumi” sendiri pernah diikut sertakan di sebuah event Ecogreen dan sudah bisa dilihat videonya yang menampilkan animasi di channel YouTube. AW yang juga mempunyai aktivitas musik di TV Swasta, menutup penampilan dengan lagu “Akhir Zaman” dan “Perempuan Malam”.

AW

Morning Casablanca (Morcas) menjadi penampil kedua di panggung ‘Indie Season Road To IIMF’. Band asal daerah Tebet, Jakarta Selatan yang mempunyai formasi Dimas ‘Dimdims’ (drums), Dicky (vokal, gitar) dan Jusy (bass), membuka dengan lagu karya mereka, “Ga Make Love” yang dibuat tahun 2016 lalu seperti juga saat terbentuknya Morcas. Nama Morcas sendiri terpinspirasi dari daerah tempat tinggal mereka. Morcas menutup penampilan dengan lagu cover Nirvana – “Rape Me” dan “Teman Busuk” yang bagian reff nya terdapat kata kontroversial.

Morning Casablanca

No Code menjadi penampil terakhir di ajang kali ini. Membuka dengan lagu karya mereka berjudul “Bangsa Depresi”, band yang terdiri dari Andrean (vokal), Inot (gitar), Wahyu (gitar), Gita (bass) dan Gilang (drums), kemudian membawakan nomor dari band rock alternative asal Seattle, Amerika Serikat, Pearl Jam, “Yellow Led Better”. Satu nomor dari Pearl Jam menutup penampilan band asal Tangerang tersebut, “Alive” yang membawa kembali suasana kejayaan musik grunge di tahun 90-an.

No Code

Sampai jumpa di keseruan ‘Indie Season Road To IIMF 2018’ berikutnya.

0 Comments

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

©2018 Divertone.com - The Soul Of Inspiration

Log in with your credentials

or    

Forgot your details?

Create Account