Asgardia, Koloni Manusia Dalam Pesawat Antariksa Terbesar

Koloni Manusia

Velodrome – Koloni Manusia diluar angkasa telah lama menjadi perbincangan para ilmuwan dunia. Ketika kebanyakan dari mereka masih dalam tahap rencana, maka apa yang dilakukan oleh Asgardia mendahuluinya dengan tindakan nyata.

Asagardia telah memulai proyeknya dengan mengumpulkan data-data para manusia yang berminat untuk bergabung menjadi koloni luar angkasa mereka. Mereka juga mengklaim bahwa dari 500 ribu orang yang mendaftar hanya 200 ribu saja yang terpilih.

Sang Founder, Igor Ashurbeyli dalam sebuah konferensi presnya pada tanggal 13 Juni 2017 menyatakan bahwa Asgardia akan meluncurkan satelit mereka yang pertama, yaitu Asgardia-1 pada bulan September 2017 mendatang.

Satelit tersebut berdiameter 10 x 20 x 20 cm yang dilengkapi dengan 8 baterai bertenaga matahari. Satelit tersebut akan mengorbit sejauh 500 km dari bumi. Sebuah perusahaan asal Texas, Amerika Serikat lah yang dipilih sebagai kontraktor sekaligus operator utamanya.

Asgardia’s first satellite.
Image by futurism.com

Ashurbeyli juga menyatakan bahwa suatu hari ia berharap mempu meluncurkan sebuah sistem pendukung yang mampu melindungi koloni tersebut dari serangan asteroid diluar angkasa dan paparan sinar matahari.

Baca Juga : Mobil Futuristik Yang Dilengkapi Teknologi Biometrik

Tercatat bahwa aplikasi pendaftaran yang diterima telah mencapai angka 500 ribu, namun dengan berat hari panitia pendaftaran harus menganulir beberapa orang sehingga hanya tersisa 200 ribu orang saja, dimana mereka berasal dari 200 negara.

Mereka yang telah resmi diterima sebagai penduduk Asgardia mendapatkan sertifikat serta mendapatkan undangan untuk memberikan hak suaranya dalam pembahasan konstitusi pemerintahan pada bulan Juni 2018 mendatang.

Image by ikons.id

Dari keseluruhan pelamar, 80 persennya adalah pria dan berusia antara 18 hingga 35 tahun. Kebanyakan dari mereka berasal dari China, Turki dan Amerika Serikat. Proyek ini didanai oleh organisasi penelitian luar angkasa nonprofit yang dikenal sebagai AIRC (Aerospace International Research Center) yang bermarkas di Vienna.

Lebih lanjut Ashurbeyli juga menyatakan bahwa ia berharap ketika konstitusi Asgardia telah disetujui maka negara tersebut akan dibangun oleh para penduduknya dan didanai oleh mereka sendiri. Jadi bagaimana? Tertarik untuk menjadi seorang Asgardian?

0 Comments

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

©2017 Divertone.com - The Soul Of Inspiration

Log in with your credentials

or    

Forgot your details?

Create Account