Badan Informasi Geospasial Luncurkan Peta Desa

Badan Informasi Geospasial

Velodrome – Badan Informasi Geospasial (BIG) bekerjasama dengan Kementerian Desa, PDT, dan Transmigrasi meluncurkan Peta Desa di Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi, Jakarta, Selasa (16/2) silam.

Indonesia yang saat ini memiliki 74.093 desa dan 8.412 kelurahan ini menjadi tantangan besar bagi perencanaan pembangunan desa. Karenanya, dibutuhkan Peta Desa guna melakukan Percepatan Pembangunan Desa dan Kawasan Perdesaan.

Teknologi pemetaan yang dilakukan menggunakan citra penginderaan jauh beresolusi sangat tinggi. Sebagaimana dilansir dari KomIT yang disampaikan oleh Kepala BIG Dr. Priyadi Kardono, M.Sc. “tantangan pembangunan nasional berbasis desa dan daerah pinggiran dihadapkan oleh ketersediaan data dan informasi geospasial yang terbatas, karena itu informasi geospasial berskala besar yang disajikan pada peta desa ini dapat menampilkan seluruh informasi dan kondisi desa dengan baik, guna memberikan solusi bagi setiap masalah yang ditemukan”.

Badan Informasi Geospasial

Dr. Priyadi Kardono, M.Sc.
Image by Hayu Travelling

Peta dasar ini mengandung muatan informasi perihal batas administrasi, sarana dan prasarana, serta lahan tertutup dan lahan yang telah digunakan. Selain itu diharapkan juga dengan adanya Peta Desa ini dapat menjadi landasan untuk mempercepat pembangunan desa di Indonesia.

“Kerjasama ini dilakukan untuk menyempurnakan program desa mandiri. Peta desa yang dibuat ini juga harus mempu digunakan oleh lebih dari satu desa, yaitu digunakan untuk desa mandiri, desa berkembang, desa tertinggal dan desa sangat tertinggal. Selain itu Peta desa ini berfungsi juga sebagai pemberi informasi potensi desa serta luasan batas administrasi sebuah desa”, ujar Marwan Jafar, Menteri Desa, PDT, dan Transmigrasi RI.

Baca Juga : Integrated Farming System, Solusi Bagi Masyarakat di Dusun Pending

Tak hanya itu saja, Marwan pun menilai bahwa peta desa dapat berfungsi membantu pemerintah dalam mengelola tata tertib administrasi, selain juga dapat digunakan untuk membantu pihak swasta guna mengembangkan pola kerja bisnis yang dapat merangkul perangkat desa dan masyarakatnya.

Untuk itu ia pun berharap agar Peta Desa dapat menjadi dasar kebijakan nasional dalam menentukan pembangunan desa. Dalam catatan Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi saat ini terdapat 56 ribu desa yang memiliki potensi sumberdaya alam namun belum memiliki batasan administrasi dan struktur hukum untuk pengelolaan dan pengembangan potensi daerah.

0 Comments

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

©2018 Divertone.com - The Soul Of Inspiration

Log in with your credentials

or    

Forgot your details?

Create Account