Cara Aman Tanggulangi Wannacry Pada Data Rekaman

Velodrome – Apa yang kamu harus lakukan ketika data rekaman kamu belum di backup dan masih tertinggal didalam laptop atau komputer yang masih terhubung dengan internet yang disinyalir tertembus Wannacry?

Yap, minggu lalu menjadi minggu yang bikin degdegan bagi para pengguna Microsoft Windows, pasalnya operating sistem kawakan tersebut sedang diserang virus bukan hanya mematikan tapi virus yang menjangkit saat ini bakal menyandra data-data kalian didalam komputer kalian sendiri dengan cara mengenkripsi semua data sehingga ketika kita mengakses data tersebut tidak dapat dibuka. Enkripsi tersebut bisa ‘ditebus’ dengan cara mengirimkan sejumlah uang kepada pemilik data yang sudah dienkripsi.

Image by: www.musicopolix.com

Data-data rekaman serta management artis bisa saja tak luput dari aksi tersebut, apalagi jika hasil rekaman dan data management artis tersebut merupakan data penting. Ada beberapa yang harus diamankan diantaranya data berbentuk Word (doc), Excel (Xls), dan Audio.

Seperti diketahui Varian Wannacry yang tren sejak kemarin ini merupakan bagian dari alat yang dikembangkan oleh NSA (National Security Agency) yang berhasil diretas hacker berkode Shadow Brokers dan kemudian disebarkan melalui github.

Nah, sebelum kamu terjangkit atau terjebak dalam Wannacry ada baiknya ikuti langkah ini agar data kamu aman :

1. Putus koneksi ke internet.
Cabut konektor kabel jaringan atau nonaktifkan wifi. Bisa juga matikan router wifi.

2. Non aktifkan Macro pd MS Office caranya:
Untuk MS Excel 2016
a. Jalankan MS Excel
b. Klik menu “File” pilih “Options”
c. Klik “Trust Center”
d. Klik “Trust Center settings”
e. Klik “Macro settings”
f. Check/pilih “Disable all macros without notification”
g. Klik “OK”
h. Lakukan hal yg sama pd program MS Office yg lain seperti MS Word, Powerpoint, Access, Outlook.

3. Non aktifkan fitur File Sharing/Samba caranya:
a. Jalankan Control Panel
b. Klik “Programs”
c. Dibawah bagian “Program and Features” klik “Turn Windows features on or off”
d. Setelah muncul jendela baru, cari check list “SMB 1.0/CIFS File Sharing Support” dan hilangkan tanda check-nya
e. Klik “OK”

4. Block port 139/445 dan 3389 caranya:
a. Jalankan Control Panel
b. Klik “System and Security”
c. Klik “Windows Firewall”
d. Klik “Advanced Settings” pd menu bagian kiri
e. Klik “Inbound Rules”
f. Lihat pada menu bagian kanan Klik “New Rules”
g. Pilih/Klik “Port” dan klik “Next”
h. Pilih/Klik “TCP”
i. Pilih/Klik “Specific local ports:” isikan/ketik: 139, 445, 3389
j. Klik “Next”
k. Pilih/Klik “Block the connection” dan klik “Next”
l. Pastikan Pilihan “Domain”, “Private” dan “Public” terpilih (checked)
m. Klik “Next”
n. Isikan/ketik nama rule, misal: Block Port Ransomware
o. Klik “Finish”

5. Update security pada windows anda dengan install Patch MS17-010 yang dikeluarkan oleh microsoft.
Lihat : https://technet.microsoft.com/en-us/library/security/ms17-010.aspx

Semoga cara alternatif ini dapat mengamankan data kamu, selamat mencoba! (AF/DT)

0 Comments

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

©2018 Divertone.com - The Soul Of Inspiration

Log in with your credentials

or    

Forgot your details?

Create Account