Catatan Perjalanan Menuju Gunung Pulosari Banten

Velodrome – Kalau mendengar wisata di propinsi Banten, pasti langsung teringat wisata pantai seperti pantai Anyer atau Carita. Tapi tahukah anda bahwa propinsi Banten juga mempunyai wisata gunung ? Salah satunya adalah wisata gunung Pulosari.

Gunung Pulosari adalah sebuah gunung mungil yang terletak di Kabupaten Pandeglang, Banten, bisa dibilang Gunung Pulosari adalah gunung paling populer di Banten karena selain tidak terlalu tinggi, pemandangan yang ditawarkan juga cukup indah.

Dari Pandeglang kamu tinggal menuju kearah pertigaan Mengger, setelah sampai di Mengger kamu tinggal lurus saja menuju Mandalawangi, tetap lurus hingga kamu sampai di Pari hingga kamu menemukan Pasar Pari, tidak jauh dari Pasar Pari akan terdapat petunjuk bertuliskan Tempat Wisata Pulosari, ikuti saja petunjuk tersebut hingga kamu sampai di lokasi.

Sedangkan bagi  yang ingin menggunakan transpotrasi umum, bisa naik kereta dengan jalur :Tanah Abang/Duri – Rangkasbitung, St. Rangkas – Terminal Mandala, Terminal Mandala – Pandeglang, Pandeglang – Pasar Pari, dari Pasar Pari menuju Warung/Basecamp harus naik ojek Bisa juga menggunakan bus dengan jurusan Kalideres – Labuan dan turun di pertigaan Mengger lalu dilanjutkan dengan naik angkot menuju Pari dan dilanjutkan lagi dengan ojek menuju Basecamp.

Kali saya akan menceritakan perjalanan saya menuju gunung Pulosari. Dalam perjalanan kali ini saya ditemani oleh Sam, teman ketika mendaki gunung Semeru pada tahun 2014 lalu. Untuk menghemat waktu dan akomodasi, kami menggunakan transportasi motor dari Jakarta. Akses menuju gunungPulosari, kita harus mengambil arah menuju kota Serang. Bila menggunakan transportasi motor atau mobil pribadi, kita harus mengambil rute jalan raya Tangerang menuju kota Serang.

 

Kami sampai di lokasi Gunung Pulosari sekitar pukul 13.00 dan disambut dengan hujan deras. Setelah hujan agak reda kami memutuskan untuk mulai mendaki sekitar pukul 14.00. Untuk informasi, untuk pendaftaran masuk ke gunung Pulosari dancurug kita harus jalan dulu menuju pos 1. Sekitar 30 menit berjalan sampailah kami di pos 1. Setelah membayar karcis masuk dan mengisi buku tamu kami memutuskan untuk makan dulu di warung yang terletak di samping pos 1. Sekedar informasi, di setiap pos di gunung Pulosari terdapat warung yang menyediakan makanan dan minuman. .Jadi tidak perlu kuatir untuk masalah logistik.

Kami memutuskan untuk meneruskan perjalanan sekitar pukul 15.30. Setelah berjalan sekitar 30 menit sampailah kami di curug Putri.  Perjalanan dari curug Putri menuju area tempat berkemah ( kawah ) jalur   agak sedikit curam berbatuan. Tetapi tidak perlu kuatir karena terdapat tali tambang untuk dapat membantu kita melewati jalur ini. Setelah melewati jalur curam tadi, jalur kembali menjadi jalur tanah dan terus menanjak.

Kami sampai di area kawah sekitar jam 17.00. Disini juga terdapat warung dan juga tempat untuk buang air ( bahkan ada klosetnya). Kami lalu segera mencari tempat yang datar untuk mendirikan tenda. Belum banyak tenda yang berdiri pada saat kami sampai. Sebenarnya tidak usah kuatir akan kehujuan atau kepanasan di area ini, karena di area kawahini juga terdapat beberapa saung yang bisa juga untuk djadikan tempat menginap.

Setelah tenda berdiri lalu kami menyiapkan makan malam dan dilanjutkan dengan beristirahat untuk summit pada subuh hari. Udara di area tenda tidakterlalu dingin. Mungkin karena gunung Pulosari ( atau bisa juga disebut bukit ) tidak terlalu tinggi.

Sekitar jam 4 pagi, kami terbangun dan membuat minuman hangat sebelum memulai summit menuju puncak gunung Pulosari. Sekitar pukul 4.30 kami memulai summit. Dari area kawah menuju puncak gunung Pulosari ternyata cukup berat. Walaupun tidak terlalu tinggi, ternyata kami harus melewati jalur tanah yang sangat menanjak dengan kemiringan 60 derajat. Hampir tidak ada bonus untuk menuju puncak gunung Pulosari ini. Sangat melelahkan. Akhirnya sekitar jam 5.45 sampailah kami di puncak gunung Pulosari 1346 mdpl. Dari puncak gunung Pulosari kita bias melihat pemandangan selat Sunda dan gunug Karang di kejauhan.

Sekitar sejam di puncak, lalu kami memutuskan turun agar tidak terlalu sore sampai di Jakarta. Perjalanan turun dari puncak kita tetap harus hati-hati karena melewati jalur curam sama seperti saat naik. Kami sampai kembali di area kawah sekitar jam 7.30 dan dilanjutkan dengan sarapan. Setelah sarapan kami memutuskan untuk membereskan tenda dan turun kembali menuju basecamp. Perjalanan turun ternyata hanya memakan waktu sekitar 1 jam 30 menit untuk sampai di titik awal pendakian. Terima kasih gunung Pulosari.

 

0 Comments

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

©2018 Divertone.com - The Soul Of Inspiration

Log in with your credentials

or    

Forgot your details?

Create Account