China Cegah Pengguna WhatsApp untuk Kirim Gambar dan Video

WhatsApp

Velodrome – WhatsApp merupakan aplikasi jejaring sosial terbaru yang menjadi incaran pemerintah China selanjutnya, setelah sebelumnya banyak media sosial populer telah diblokir, seperti halnya Facebook, Twitter dan Instagram. Layanan berkirim pesan ini bisa dibilang merupakan jejaring sosial terakhir milik asing yang masih bertahan di negara tersebut.

China memang diketahui sebagai salah satu negara yang paling banyak melarang jejaring sosial, terutama untuk buatan luar negeri. Karena tidak bisa dipungkiri, pemerintah China ingin jejaring sosial lokal menjadi unggulan di negaranya sendiri.

Dengan alasan keamanan dunia maya, China seringkali memblokir sebagian atau seluruh bagian dari media sosial. Berdasarkan laporan terbaru yang dikemukakan oleh NYT, China kini mulai mengusik WhatsApp. Pasalnya sebagaimana dilansir dari phonearena.com, aplikasi yang sudah diakuisisi oleh Facebook itu tidak bekerja seperti biasanya.

Banyak pengguna menyebutkan jika mereka sekarang ini tidak bisa lagi mengirimkan video ataupun juga gambar melalui WhatsApp. Beberapa pengguna bahkan mengeluh tidak bisa mengirim pesan teks sama sekali. Hal tersebut membuktikan jika China tengah bersiap-siap untuk memblokir layanan digital dari Facebook itu secara permanen.

Baca Juga : Path Ganti Tab Activity jadi Explore, Bikin Mirip Instagram

Seperti telah diketahui sebelumnya, China telah mengeluarkan undang-undang keamanan cyber baru pada bulan yang lalu dan bahkan lebih ketat dari sebelumnya.

WhatsApp bisa dibilang merupakan perusahaan milik Facebook terakhir yang masih bisa digunakan di China, setelah pemerintah meblok Facebook di tahun 2009 (sejak ketegangan antar etnis meletus hebat) dan Intagram di tahun 2014 (setelah demonstrasi di Hongkong).

Sementara itu, pihak WhatsApp sendiri menolak untuk berkomentar mengenai hal itu. Masalahnya itu merupakan pertanda buruk bagi Facebook. Padahal, Mark Zuckerberg terus menerus melakukan pendekatan dengan China. Bahkan, Mark tengah sungguh-sungguh belajar bahasa Mandarin untuk bisa mendekati China.

Sementara itu pelarangan sebagian produk memang tidak mengarah ke blok penuh. Tapi, mengganggu layanan normal, Sensor China ini akan mencegah para pengguna untuk menggunakan WhatsApp dan berpotensi memaksa pengguna untuk bermigrasi ke aplikasi lainnya.

Saat ini memang banyak sekali situs jejaring sosial milik China yang tengah digalakkan oleh pemerintah. Sebut saja Weibo (aplikasi jejaring sosial mirip Twitter), Renren, WeChat, Tencent dan beberapa diantaranya.

0 Comments

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

©2018 Divertone.com - The Soul Of Inspiration

Log in with your credentials

or    

Forgot your details?

Create Account