Destinasi Wisata : Kampung Pelangi Semarang Jadi Perhatian Turis Dunia

Destinasi Wisata : Kampung Pelangi Semarang Jadi Perhatian Turis Dunia

Velodrome – Kampung Seni di Rio de Janeiro di Brazil, serta Budapest sudah lebih dulu menjadi pilihan destinasi wisata. Di Indonesia Kampung Pelangi Semarang, Jawa Tengah, tak mau kalah dan kini sudah mulai menarik perhatian turis dunia.

Sebenarnya, Indonesia punya beberapa kampung seni atau yang biasa disebut kampung pelangi (Rainbow Neighborhood) di beberapa kota seperi Kali Code Yogyakarta, Gang Doli di Surabaya, dan Kota Malang, Jawa Timur. Namun, tidak ada yang bisa membuat magnet untuk cukup menarik wisatawan dunia seperti Kampung Pelangi di Kota Semarang, Jawa Timur.

Kampung pelangi tersebut tak hanya populer di kalangan netizen yang  penasaran berkunjung tetapi juga membuat tertarik para wisatawan asing. Melalui artikel yang dirilis vogue.com, Kampung Pelangi yang terletak di area selatan Kota Semarang itu menyita perhatian kalangan turis diseluruh dunia melalui dunia maya.

Beberapa foto dari Kampung Pelangi Semarang muncul di Instagram yang membuat para wisatawan asing penasaran dengan tempat tersebut.

Hampir sama dengan beberapa kampung pelangi di daerah lain, Rainbow Village di Semarang sebelumnya adalah eks lokasi prostitusi yakni Saritem Kalisari. Kampung Kali Code pun sebelumnya merupakan perkampungan kumuh yang menghadap ke sungai.

Di Surabaya, Gang Doli adalah area eks prostitusi yang kemudian di sulap menjadi lokasi wisata seni dan kuliner. Di Malang, Kampung Pelangi juga berasal dari perumahan padat penduduk.

Destinasi Wisata : Kampung Pelangi Semarang Jadi Perhatian Turis Dunia

Image : Solopos

Melalui dana pembanguan dari pemerintah daerah kota Semarang, Kampung Pelangi dibentuk dengan dana sebesar 300 juta rupiah atau USD $ 22,467. Dengan proses “make over” yang melibatkan masyarakat sekitar serta kalangan seniman, Kampung Pelangi tersebut diharapkan dapat menarik wisatawan untuk berkunjung ke kawasan yang dulunya mungkin tak layak dikunjungi.

Berdasarkan desainnya, Kampung Pelangi Semarang juga tak begitu berbeda tetapi memang lebih banyak rumah yang diperindah yakni sekitar lebih dari 200 rumah. Jadi, Kampung Pelangi tidak hanya tergambar di lingkup pojok saja tetapi juga menghiasi hampir seluruh pemukiman.

Setiap rumah setidaknya dicat dengan 3 warna yang cerah yang eye-catching. Warna-warna tersebut diaplikasikan ke eksterior permukaan rumah, dinding, genteng, jalan undakan, dan pinggir jembatan.

Bentang Kampung Pelangi tersebut direferensikan sebagai desain permukiman yang mengambil inspirasi dari Lisa Frank dan desainer mode Mara Hoffman. Keduanya identik dengan eye popping color. Hasilnya pun nampak di beberapa mural, multicolor flags, panel polkadot, dan relief 3 dimensi.

Berbeda dengan Kampung Pelangi di Budapest, Rio, juga di San Juan yang cenderung bermain dengan warna pastel, Rainbow Neighborhood di Indonesia, khususnya Semarang lebih menawan dengan warna-warna berani. Beberapa orang mungkin menilai warna pilihan Kampung Pelangi di Semarang lebih norak atau tacky, tapi ternyata hal tersebut lah yang membuatnya berbeda dan menarik perhatiang.

Apakah Anda sudah berkunjung ke Kampung Pelangi sau ini? Kampung Pelangi ini dijamin bikin Instagram kamu lebih kece. Lagi pula dengan kamu datang dan mengunjungi wisata kampung pelangi kamu akan turut bantu membangun pariwisata di kawasan tersebut.

Editor : MP Jathia

0 Comments

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

©2018 Divertone.com - The Soul Of Inspiration

Log in with your credentials

or    

Forgot your details?

Create Account