Facebook Rekrut 3.000 Pegawai Untuk Amati Video Tak Pantas

Facebook

Velodrome – Dengan semakin canggihnya fitur yang terdapat di Facebook (FB), banyak pengguna bisa dimudahkan. Contohnya saja fitur Live Facebook yang membuat orang bisa mengabadikan kegiatannya secara langsung. Tidak hanya itu saja para pengguna dengan bebas bisa mengunggah video apa saja, dari yang terbuka, pembunuhan, dan lain sebagainya.

Dan upaya FB untuk meminimalisir dampak buruknya adalah memberikan warning kepada orang yang akan melihat video. Meskipun begitu, masih banyak sekali video-video yang tak pantas beredar malah berada di media sosial yang ditakutkan akan mempengaruhi orang lain.

Oleh sebab itulah, Facebook Inc. bakal merekrut sebanyak 3.000 pegawai baru sampai tahun depan yang dimaksudkan untuk mencabut video-video yang tak pantas berada di FB, contohnya saja video pembunuhan, pemerkosaan, bunuh diri, kekerasan, dan lain sebagainya.

Facebook

Image by Facebook Media

Ini upaya yang bisa dibilang paling diusahakan oleh pihak FB karena memang bisa dibilang mendapatkan banyak komplain dari hal-hal itu. Dilansir dari news.vice.com, rekrutmen besar-besaran itu diumumkan sendiri oleh Mark Zuckerberg pada Rabu (3/5/2017). Dan hal tersebut tentu saja membuktikan jika FB membutuhkan banyak upaya guna memberantas penyebaran video-video yang tak pantas itu.

Dan seperti yang sudah diduga, masalah video-video yang tak pantas berada di FB ini semakin komplek saat perusahaan yang berbasis di California, Amerika Serikat itu meluncurkan Facebook Live di tahun yang lalu. Dan dengan jumlah pengguna yang begitu besar sebanyak 1,9 miliar pengguna dari seluruh dunia, tentu saja FB akan kewalahan dalam menangani berbagai tayangan yang disiarkan ke publik.

Baca Juga :  Facebook Berikan Cuti Hingga 40 Hari Bagi Orang Tua Baru

Dan hasilnya, beberapa kekerasan atau tindak asusila dengan bebas terpampang di beranda pengguna FB. Perusahaan pun dinilai sangat lambat dalam menangani berbagai ‘kerusuhan’ yang ditimbulkan oleh Facebook Live. Atas kelambatan respon mengenai hal tersebut, pihak Parlemen di Inggris menyebutkan perusahaan media sosial, termasuk FB sangat memalukan dalam hal penanganan atau mencabut video-video yang seharusnya tidak boleh dipublikasikan.

Bahkan, di Jerman sendiri FB diharuskan untuk cepat tanggap menghapus beragam ujaran kebencian dan memerangi hoax di media sosialnya. Agar bisa mendapatkan hasil yang lebih baik perusahaan Jerman akan mendenda Facebook jika selama 24 jam tidak segera mencabut hal-hal yang dianggap tidak boleh beredar.

0 Comments

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

©2018 Divertone.com - The Soul Of Inspiration

Log in with your credentials

or    

Forgot your details?

Create Account