Fitur Baru WhatsApp, Mungkinkan Transaksi Antar Pengguna

Fitur Baru WhatsApp, Mungkinkan Transaksi Antar Pengguna

Velodrome – Baru-baru ini tersiar kabar tentang fitur baru WhatsApp yang dipersiapkan untuk mendukung transaksi digital antar penggunanya. Bila hal itu terjadi, aplikasi perpesanan ini akan semakin lengkap menyusul adanya WA Story yang merubah aplikasi perpesanan ini layaknya sebuah sosial media.

Pembaruan ini terkait dengan semakin berkembangnya trend pembayaran secara cashless atau digital. Namun, kabarnya fitur ini tidak akan tersedia di seluruh dunia. Hanya beberapa negara yang dianggap sudah memenuhi persyaratan yang akan bisa menikmati fitur terbaru dari aplikasi berkirim pesan ini.

Bocornya informasi ini disebabkan oleh munculnya lowongan pekerjaan sebagai ‘Digital Transactions Lead’ di India yang dikeluarkan oleh messenger berlogo hijau ini. Maka hal ini seakan menguatkan bukti jika WhatsApp memang tengah menggarap fitur pembayan tersebut.

fitur baru

Image by pexel.com

Langkah pembuatan fitur ini juga berkaitan dengan trend aplikasi dompet digital di pasar India. Di Negara Taj Mahal tersebut, aplikasi dompet virtual dalam ‘genggaman’ seperti halnya MobiKwik dan Paytm begitu populer di masyarakatnya.

Sebagai informasi, WhatsApp merupakan salah satu aplikasi pesan instan yang sangat populer di India. Lebih dari 200 juta penduduk Negeri Bollywood tersebut menggunakan aplikasi ini. Oleh sebab itu, aplikasi yang telah diakuisi oleh Facebook ini dinilai telah melakukan keputusan yang tepat.

Sinyal penggarapan fitur baru ini juga semakin terlihat saat perwakilan dari salah satu aplikasi paling laris diunduh via Nokia Ovi Store pada 2010 ini melakukan pertemuan dengan Pemerintah India baru-baru ini.

Materi diskusi dalam pertemuan tersebut dikabarkan masih mengolah dan membahas dukungan aplikasi perpesanan gratis ini untuk sistem pembayaran yang diluncurkan India, Unified Payments Interface (UPI).

fitur baru

Ilustrasi Unified Payments Interface
Image by pexel.com

Pertemuan tersebut juga dihadiri oleh Brian Acton, salah satu pendiri aplikasi yang bermarkas di Mountain View, California tersebut. Dalam pertemuan tersebut dikabarkan sang pendiri membicarakan masalah bagaimana caranya agar aplikasi miliknya bisa memberikan kontribusi terhadap visi India dalam pengembangan e-Commerce.

Baca Juga : WhatsApp Video Call Ramah Koneksi

Menurut juru bicara dari aplikasi yang dibuat oleh Jan Koum dan Brian Acton, India merupakan negara yang penting bagi perusahaan yang telah berdiri sejak tahun 2009 lalu. Mereka juga menyebutkan akan terus mempelajari pengembangannya lebih lanjut. Tidak hanya mempelajari saja pihaknya juga terus menerima berbagai masukan dari semua pihak agar bisa memberikan hasil yang memuaskan.

Sementara UPI ternyata sangat terbuka dengan layanan pihak ketiga, dalam hal ini WhatsApp untuk bisa berkolaborasi dalam hal pembayaran digital.

 

Editor : MP Jathia

0 Comments

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

©2018 Divertone.com - The Soul Of Inspiration

Log in with your credentials

or    

Forgot your details?

Create Account