FODA Mengenalkan Doodle Art Hingga Keluar Indonesia

Velodrome – Berawal dari keinginan yang kuat untuk memperkenalkan doodle art kepada khayalak luas. Dan ingin merubah pandangan orang bahwa doodle art adalah salah satu penggayaan yang perlu dipandang penting. Maka terlahirlah sebuah komunitas untuk mewadahi para pencinta doodle maupun seniman doodle untuk berkarya dan meroket bersama, yang diberi nama Full Of Doodle Art Indonesia.

Full Of Doodle Art Indonesia, yang biasa disingkat FODA terbentuk sejak 13 Januari 2012, berawal dari pembicaraan santai, dan berubah menjadi sesuatu yang serius, pertama kali FODA mengepakkan sayapnya di Surabaya, kemudian terbang semakin jauh hingga ke delapan kota besar di Indonesia lainnya yaitu Yogyakarta, Solo, Semarang, Malang, Bandung, Jakarta, Palembang, dan Surabaya itu sendiri, yang memiliki koordinator di setiap kotanya.

Gerakan tangan untuk selalu menghasilkan karya-karya kreatif memang sudah tak dapat ditahan lagi. Beberapa karya tersebut tertuang dalam bentuk gambar maupun tulisan. Jika di tulisan lebih dikenal dengan hand lettering, maka untuk gambar ada doodle artDoodle sendiri memiliki arti coretan. Doodle art diartikan suatu gaya menggambar dengan cara mencoret, terlihat abstrak, kadang bermakna kadang tidak, kebanyakan bentuknya unik dan menarik.

Salah satu teknik menggambar yang mulai booming pada tahun 2016 ini banyak digandrungi oleh muda-mudi sekarang. Sebab, didalamnya tergambar karakter-karakter yang lucu dan tidak membosankan. Dari gambar yang kecil-kecil hingga gambar maupun tulisan yang menjadi fokus dari gambar nampak menarik untuk selalu dipandang.

Keanggotaan disini tidak bersifat mengikat, komunitas yang memiliki khas gambar monster doodle ini juga terbuka untuk masyarakat umum. Sebab, masyarakat yang ingin bergabung boleh langsung mengikuti kegiatan mereka setiap ada event yang berlangsung. Sekali dalam setiap bulannya, para anggota mengadakan gathering. Agendanya pun beragam, ada workshopsharing, dan lain-lain.

“Harapan kita semoga teman-teman yang ada di komunitas bisa terus berkembang, terutama kita sudah pernah koneksi dengan komunitas di Asia Tenggara, jadi semoga kedepannya bisa punya kesempatan untuk pameran hingga di luar Negri.” Kata Shabrina, Doodle Artist dan Public Relation yan hadir di acara Popcon 2017.

Komunitas ini tak jarang juga berkolaborasi dengan komunitas-komunitas lainnya dalam mengisi acara. Tak hanya menjalin komunikasi namun juga saling berbagi ilmu yang dimiliki.

0 Comments

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

©2017 Divertone.com - The Soul Of Inspiration

Log in with your credentials

or    

Forgot your details?

Create Account