Go Slow Fashion : Manfaatkan Pakaian Untuk Menjaga Bumi

Velodrome – Mau jadi orang yang peduli terhadap kondisi Bumi? Coba rubah perilaku konsumsi untuk produk fashion dengan lebih bijak. Salah satunya adalah Go Slow Fashion. Karena pasti kamu enggak tahu kan kalau industri fashion retail berkontribusi pada limbah terbesar di dunia setelah limbah industri minyak?

Sebagian besar konsumen membeli produk pakaian dari toko ritel dengan harga yang lebih murah, tetapi di sisi lain dampaknya tidak begitu baik pada lingkungan. Limbah yang berdampak pada udara, air, dan tanah karena ritel fashion diproduksi secara masal.

Go Slow Fashion merupakan salah satu pagelaran yang mengadakan praktik cloth repairing adalah IKAT/eCUT yang diadakan oleh Pusat Budaya Jerman atau Goethe Institute di Jakarta. Salah satu pergerakan untuk terlibat dalam slow fashion adalah mengurangi timgkat konsumsi kita dalam membeli produk fashion. Hal yang bisa kita lakukan adalah merawat pakaian kita dan memperbaikinya jika Ada kerusakan.

Divertone merangkum 5 poin yang Anda bisa lakukan untuk merawat dan memperbaiki pakaian kita.

1. Membeli pakaian yang bekualitas

Go Slow Fashion : Manfaatkan Pakaian Untuk Menjaga Bumi

Image : wajibbaca.com

Meskipun Anda harus merogoh kocek untuk pakaian yang lebih berkualitas secara material, hal itu secara langsung akan berdampak pada perilaku kita untuk lebih menghargai apa yang kita beli. Ada beberapa bahan yang tahan lama yang bisa Anda beli dengan material seperti katun, rayon, polyster , dan cotton synthetic blends.

Setelah itu, perlakukan pakaian sesuai dengan petunjuk yang ada dalam tag label. Itu bisa ditemukan pada pakaian yang dibeli seperti arahan pada saat mencuci. Sesuaikan pakaian dengan aktivitas khususnya untuk yang membutuhkan durability yang tinggi seperti saat olahraga ataupun kegiaan ekstrem seperti mendaki dan memasak. Jika kotor, segeralah mencucinya.

2. Berlatih menjahit

Go Slow Fashion : Manfaatkan Pakaian Untuk Menjaga Bumi

Image : Vemine.com

Untuk bisa menjahit tidak perlu repot mengambil kursus atau menggunakan mesin jahit. Setidaknya, kamu bisa menjahit baju sekedar untuk menghindari robekan kecil pada pakaian yang bisa semakin membesar. Jika itu jeans, biarkan saja anggap sebagai natural ripped jeans. Namun, jika lubang atau robekan bukan di tepian, hal tersebut bisa disiasati dengan menjahit dengan teknik patch.

Kamu bisa menjahitnya secara konvensial dengan jarum dan benar untuk menempelkan patch yang akan menjadi bagian dari motif baru untuk pakaian kamu. Apalagi, patch-working never go out style kok.

3. Mengganti bagian yang rusak dan menambalnya

Go Slow Fashion : Manfaatkan Pakaian Untuk Menjaga Bumi

Image : Merrick’s Art

Pasti pernah kan mengalami kerusakan pada kancing baju dan ritsleting pakaian? Jika hilang enggak usah bingung, kamu bisa mengganti kancing dengan membelinya di toko. Jika bandul resleting hilang, bandul tersebut bisa dibeli atau dimodifikasi dengan bandul yang baru biar lebih fashion dan kekinian. Jika ritsleting tersendat, bisa diganti dan serahkan sisanya kepada tukang jahit.

Menambal pakaian memang perlu skill yang lebih sulit dibandingkan menjahit dengan tangan, kalau kamu tidak bisa melakukannya, serahkan kepada yang lebih profesional. Dengan panduan dari mu, pakain tersebut bisa terlihat bagus meskipun terkadang kelihatan rustic. Tapi rustic juga style lho. Jasa fix clothing seperti Jeeves Jakarta dan lainnya bisa jadi pilihan untuk memperbaiki pakaian kesayangan.

4. Trim dan Cut-off

Go Slow Fashion : Manfaatkan Pakaian Untuk Menjaga Bumi

Trik yang satu ini bisa dilakukan jika pakaian rusak dan kamu merasa bosan mengenakannya. Trim dan cut-off adalah cara membuat pakaian seperti baru dengan memotong salah satu bagian dan membuatnya lebih sederhana. Punya jeans yang salah satu bagiannya rusak, jangan sedih, kamu bisa memotongnya menjadi short.

Punya t-shirt yang mempunyai bercak yang sulit dihilangkan, potong menjadi crop top t-shirt. Selalu ada modifikasi lewat teknik ini. Di saat yang sama, kamu juga seperti mempunyai pakaian dengan model baru, ya kan?

5. Daur ulang

Go Slow Fashion : Manfaatkan Pakaian Untuk Menjaga Bumi

Image : Jom Baca

Jika pakaian kamu sudah terlalu lusuh manfaatkan pakaian tersebut untuk membuat barang-barang baru. Jika terlalu malas untuk berkreasi ada beberapa fashion ritel store yang memfasilitasi daur ulang garment seperti H&M Conscious dan Levi’s. Pakaian kita akan didaur ulang untuk dijadikan bahan baru yang bisa diproduksi kembali menjadi pakaian baru.

Itulah beberapa siasat yang bisa kamu lakukan untuk merawat dan memperbaiki pakaian sebagai gerakan Go Slow Fashion. Secara tidak langsung, kamu sudah mengurangi permintaan pada produksi fashion massal dan mengurangi dampak lingkungan dari industri fashion. Selamat mencoba!

 

Editor : MP Jathia

0 Comments

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

©2018 Divertone.com - The Soul Of Inspiration

Log in with your credentials

or    

Forgot your details?

Create Account