Google Akuisisi Senosis Health, Startup yang Ubah Smartphone jadi Perangkat Medis

Velodrome – Google baru saja membeli Senosis Health yakni sebuah startup yang mengubah smartphone menjadi perangkat medis dan mengumpulkan berbagai statistik kesehatan. Aplikasi smartphone yang dikeluarkan oleh Senosis bisa memantau kesehatan paru-paru dan jumlah hemoglobin yang terdapat di dalam tubuh.

Berdasar sumber geekwire.com, untuk bisa menjadi alat kesehatan, smartphone ini memanfaatkan fungsi yang terdapat di dalamnya, misalnya saja accelerometer, mikrofon, flash dan juga kamera. Misalnya saja, saat mengukur hemoglobin, aplikasi Senosis ini akan menggunakan lampu flash di smartphone untuk menerangi jari pengguna.

“Sensor yang sudah ada di dalam smartphone bisa diganti dengan cara baru yang lebih menarik, dimana Anda benar-benar bisa menggunakannya untuk mendiagnosis jenis penyakit tertentu” papar Patel.

Shwetak Patel merupakan ilmuan komputer dari Universitas Washington sekaligus pendiri Senosis Health. Ia medirikan startup itu dengan empat orang lainnya dari University of Washington. Sebelumnya periset dan juga pakar transfer teknologi itu juga telah memenangkan MacArthur’s genius grant pada tahun 2011 yang lalu atas inovasinya terkait sensor kualitas udara dan beberapa lainnya.

Pendiri Senosis Health lainnya adalah Dr. Jim Stout seorang professor pediatrics dan seorang professor kesehatan di Univesitas Washington, Dr. Margrent Rosenfeld yang merupakan seorang dokter yang merawat di Rumah Sakit Anak di Seattle dan Professor di Derpartemen Pediatric di University Washington School of Medicin Jim Taylor dari Universitas Washington dan yang terahir adalah Mike Clarke, mantan direktur asosiasi di kantor transfer teknologi UW.

Dan ini bukan pertama kalinya produk mereka diakuisisi oleh perusahaan lainnya. Sebelumnya di tahun 2015 yang lalu Sears membeli teknologi sensor WelyHome Patel yang bisa mendeteksi perubahan kelembaban dan juga suhu.

Sepertinya Google memang berinvestasi secara besar-besaran terhdap produk-produk perawatan kesehatan dengan cara mengakuisisi berbagai perusahaan pembuatnya. Di tahun yang lalu diluncurkan DeepMind Health yang merupakan sebuah inisiatif untuk membuat rangkaian aplikasi yang digunakan untuk membantu para dokter mengidentifikasi pasien yang beresiko mengalami komplikasi.

Google menggunakan kecerdasan buatan dan machine learning untuk sebagian besar alat medis yang mereka ciptakan. Dan sejauh ini pihak Google menyebutkan jika mereka sudah melakukan kemajuan dalam hal oftalmologi dan patologi digital. Akuisisi itu juga sejalan dengan rencana Google dalam bidang kesehatan yang bertujuan untuk meningkatkan ketersediaan perangkat-perangkat medis yang akurat.

0 Comments

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

©2018 Divertone.com - The Soul Of Inspiration

Log in with your credentials

or    

Forgot your details?

Create Account