Google Berniat Akuisisi Snapchat?

Velodrome – Snapchat di tahun 2013 yang lalu pernah menolak Facebook saat perusahaan miliki Mark Zuckerberg itu mau mengakuisisi Snap (merupakan perusahaan induk Snapchat) dengan harga sekitar USD 3 miliar atau sekitar Rp 40 triliuan. Dan platform media sosial yang digilai para remaja itu tampaknya kembali menolak penawaran yang fantastis dari perusahaan raksasa lainnya yakni Google.

Dilansir dari techcrunch.com, Google menawarkan jumah uang yang fantastis yakni USD 30 miliar atau sekitar Rp 400 triliun. CEO Snapchat yakni Evan Spiegel tampaknya tidak tertarik untuk menjual platformnya itu ke Google ataupun juga orang lain. Meskipun perusahaanya mengalami penurunan, hal tersebut sepertinya tak akan mengubah keputusan CEO yang baru saja menikah dengan Miranda Kerr itu.

Dan berita mengenai Google yang ingin mengakuisisi Snap itu membuat saham Snapchat menjadi naik sekitar 2,3 persen untuk hari ini. Hal itu merupakan udara segar setelah sebelunya, berminggu-minggu ini saham Snap mengalami penurunan. Sementara itu Google menolak untuk berkomentar mengenai hal tersebut.

Ternyata berdasarkan laporan yang beredar tawaran dari Google tersebut sudah terjadi jauh sebelum Snap Inc. mengajukan IPO yakni di awal tahun 2016 yang lalu. Bahkan penawaran itu masih berlaku setelah Snapc Inc. mengalami penurunan.

Hanya Spiegel dan pendiri Snap Inc. lainnya seperti Booby Murphy yang bisa membuat keputusan apakah menerima tawaran itu ataupun tidak. Jadi para investor tak memiliki hak membuat keputusan meskipun mereka menginginkannya.

Meskipun sampai sat ini Snap menyebutkn jika rumor tersebut salah, itu memberikan dampak yang baik untuk saham Snap. Google dinilai akan menjadi perusahaan induk yang sangat baik bagi Snapchat dalam hal pemasaran. Bagian konten yang disponsori oleh Snapchat akan menerima banyak perbaikan.

Meskipun adanya rumor tersebut, hubungan Google dan juga Snapchat tetaplah dekat. Google sebenarnya menanamkan investasi di Snapchat setelah perusahaan itu go pubic seperti sekarang ini. Dan salah satu pelanggan terbesar Google Cloud ternyata merupakan platform yang berjalan di Snapchat. Dan dari itu semua, jika penggabungan Google serta Snapchat itu terjadi akan berimbas pada kombinasi kacamata Snapchat Spectacles dan juga Google Glass.

0 Comments

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

©2018 Divertone.com - The Soul Of Inspiration

Log in with your credentials

or    

Forgot your details?

Create Account