Ketika Musik Indie Dan Nasyid Bertemu Di Festival

Whitewood – Keragaman yang dimiliki oleh bangsa Indonesia patut disyukuri karena merupakan keunggulan dan kekuatan yang yang kita miliki. Kebhinekaan bangsa Indonesia adalah suatu anugerah yang patut untuk disyukuri.

Begitu pula yang dengan hadirnya festival musik indie yang diadakan bersamaan dengan festival yang musik Nasyid dan Shalawat yang bertajuk “Konser Nasyid & Sholawat Untuk Kerukunan Bangsa, Peduli Palu, Sigi, Donggala, NTB” pada hari Sabtu, 20 Oktober 2018 di Istora Senayan, Jakarta

Acara yang berlangsung sejak pagi hari ini dibuka oleh ketua MUI, Prof. Dr. K. H. Ma’aruf Amin, dengan dihadiri oleh ratusan hadirin. Dalam sambutannya, Ma’aruf Amin mengungkapkan tentang pentingnya persatuan dan hidup rukun terutama dalam menghadapi tahun politik di tahun 2019 mendatang.

Prof. Dr. K. H. Ma’aruf Amin memberi sambutan

Di akhir sambutannya, Ma’arif Amin juga mengajak para pengunjung untuk berdoa bersama untuk para korban bencana Palu, Sigi, Donggala dan NTB dan dilanjutkan dengan foto bersama dengan para musisi indie dan juga lelang sorban kesayangan sang Kyai yang terjual dengan harga Rp 125 juta.

Acara kemudian dengan dilanjutkan dengan penampilan dari band-band indie diantaranya, GPro Band, Natasha Pramudita, Ain’t She Sweet, Ustadz Jamming,  Harry Murti Project, Ayu Hutagalung, Quinsella, Masqa, , Meggie, Bivo, Andre Reagae, Domenica, dan masih banyak lagi.

Ain’t She Sweet

Usai break Maghrib acara dilanjutkan dengan penampilan dari Esa Estu, Gen Halilintar, Nasyid Justice Voice, JSIT Voice dan masih banyak lagi.

Justice Voice

0 Comments

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

©2018 Divertone.com - The Soul Of Inspiration

Log in with your credentials

or    

Forgot your details?

Create Account