Komunitas Robot Indonesia, Sarana Belajar Membuat Robot

Komunitas Robot Indonesia

Velodrome – Komunitas Robot Indonesia (KRI) adalah salah satu komunitas yang memanfaatkan pembentukan forum sebagai sarana pembelajaran. Adalah Adiatmo Rahardi, sang pendiri, yang memutuskan untuk membuat grup guna mempertemukan para penggemar robotik, demi memperlancar komunikasi antar penggemar robot.

Awal mula pertemuan mereka sebenarnya terjadi di Facebook, tepatnya tanggal 21 Maret 2011. Tiga hari setelah dibuat, anggota grup terus meningkat, hingga mencapai angka 100 orang yang terdiri dari orang Indonesia dan orang luar Indonesia.

Hingga kini, diperkirakan jumlah anggotanya telah menyentuh angka lebih dari 12.000 orang, dan masih terus bertambah setiap harinya. Tak hanya sekedar berkumpul dan bertukar pikiran saja, namun juga mereka memiliki visi untuk mendidik muda-mudi bangsa agar bangga dengan hasil karyanya.

Adiatmo Rahardi (Kanan)
Image by Twitter @Adi_Robot

Diharapkan dengan semakin banyaknya robot yang bisa dibuat maka murid-murid SMA tak perlu lagi membeli produk negara lain. Komunitas Robot Indonesia tak hanya ditujukan bagi para penggemar robot dan pembuatnya saja, pun terbuka untuk semua orang yang tertarik dan ingin belajar membuatnya.

“Bahkan ada seorang sutradara film yang sama sekali tidak memiliki latar belakang pendidikan di bidang robotik, namun ia telah ikut bergabung dan belajar dari forum kami selama setahun, kini ia bisa membuat robot sendiri”, ujar Adiatmo.

Lebih dari itu, juga ada salah seorang anggota Komunitas Robot Indonesia yang merupakan seorang guru asal Bengkulu yang tak memiliki latar belakang pendidikan robotik, namun kini ia mampu membuka kursus membuat robot hanya dengan menimba ilmu dari KRI.

Baca Juga : Spanyol Buat Robot Bayi yang Bisa Bernafas dan Makan

“Kadar kesuksesan sebuah Komunitas bagi kami bukanlah banyaknya jumlah anggota yang mencapai ribuan hingga jutaan orang, namun setiap orang yang belajar dari forum kami lantas mampu membuat robotnya sendiri, maka inilah kesuksesan yang sebenarnya”, ujar Adiatmo lebih jauh.

Adiatmo Rahardi merupakan salah satu ahli robotik dari Indonesia serta mentor di banyak sekolah. Salah satu sekolah yang dibinanya adalah SMAN 70 yang sukses membuat Robot Gamelan (oleh Team Razor SKIR 70). Bahkan kehadiran Robot Gamelan tersebut dianggap simbol dari “penyatuan seni dan teknologi”.

Komunitas Robot Indonesia

Robot Tari Piring
Image by vimeo.com

Hal ini seakan menjadi harapan bagi bangsa untuk dapat kembali menjunjung tinggi budaya. Tak hanya robot gamelan saja, namun juga ada sebuah robot yang dibuat untuk mampu melakukan tari piring. “Inilah yang kemudian menjadi bukti nyata dari teman-teman KRI dalam memberikan sumbangsih terhadap kebudayaan bangsa”, ujarnya lebih lanjut sebagaimana dilansir dari National Geographic Indonesia.

Robot Gamelan ini diharapkan mampu mengharumkan nama Indonesia di dunia internasional. Agar orang asing tak hanya mengenali Indonesia sebagai negara dengan beragam kebudayaan, namun juga memiliki pengetahuan dan kemajuan dalam bidang teknologi.

Untuk selanjutnya Adiatmo juga mengharapkan agar robot di Indonesia mampu bersaing dengan Robot dari negara lain, terutama agar Indonesia mampu menghasilkan robot-robot yang dipergunakan dalam bidang industri. Sehingga semakin besarlah sumbangsih yang nampak dari kerja keras anak bangsa dalam dunia robotik.

0 Comments

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

©2018 Divertone.com - The Soul Of Inspiration

Log in with your credentials

or    

Forgot your details?

Create Account