Lima Film dengan Sinematography Epic di Cannes Film Festival 2017

Lima Film dengan Sinematography Epic di Cannes Film Festival 2017

Velodrome – Festival film paling bergengsi di dunia Cannes Film Festival 2017 berakhir 28 Mei ini. Dalam rangkaian festival yang mengundang berbagai kalangan perfilman tersebut diulas film-film berkualitas dari berbagai negara di dunia.

Dalam festival film Cannes ini pun diperebutkan sebuah piala bergengsi yang dikenal dengan sebutan Palme d’Or. Palem Emas (bahasa Perancis: Palme d’Or) adalah hadiah tertinggi yang diberikan kepada sebuah film pada Festival Film Cannes. Penghargaan ini diperkenalkan pada tahun 1955 oleh panitia festival.

Dari banyaknya film yang masuk untuk mengikuti festival ini, ada 19 film yang masuk dan lolos dalam kompetisi. Sekali lagi, film-film tersebut berasal dari berbagai negara di dunia. Jadi enggak cuma Hollywood aja, dari Korea, India, Pakistan, bahkan Indonesia pun bisa ikut dalam kompetisi ini loh.

Meskipun belum diumumkan film apa yang akan memenangkan kompetisi, banyak sekali film yang patut ditonton, selain karena ceritanya bagus, sinematographynya juga enggak kalah menarik. Dijamin akan menginsiprasi para penontonnya.

Divertone merangkum lima film yang paling diantisipasi dalam Cannes Film Festival 2017 dengan cerita dan sinematography yang epic.

Okja

Film Korea yang disutradarai oleh Bong Joon Ho ini cukup menyita perhatian para pengamat film karena cerita tentang persahabatan anatara hewan dengan manusia ditampilkan dengan apik. Film yang ditayangkan di bawah Netflix Original ini berkisah tentang persahabatan seorang gadis muda berumur 12 tahun, Mija (Ahn Seo Hyun) dengan seekor hewan bernama Okja.

Mija nantinya akan berjuang menyelamatkan Okja yang diculik oleh perusahaan-perusahaan multinasional. Selain itu, ada juga sosok Kepala Korporasi (Tilda Swinton) dan saudari kembarnya, ada pula seseorang (Paul Dano) yang berperan sebagai aktivis hewan dan berusaha membongkar rahasia proyek perusahaan membuat hewan dari rekayasa genetik.

Top of the Lake: China Girl

Miniseries yang disutradarai oleh Jane Campion dan Ariel Kleiman dibintangi oleh bintang besar yakni Elisabeth Moss dan Nicole Kidman. Film yang ditayangkan di televisi ini ternyata mencuri perhatian Cannes Festival setelah sukses dalam musim pertamanya. Top of The Lake : China Girl menceritakan tentang seorang detektif Robin Griffin yang kembali ke Sydney untuk membangun kembali hidupnya.

Ia mengetahui bahwa mayat seorang perempuan Asian di Bondi Beach menjadi petunjuk untuk mengetahui siapa pembunuh dibalik peristiwa mengenaskan tersebut.  Film ini akan menjadi momen emosional bagi Robin sebagai seorang detektif dengan membawanya pada sisi gelap peristiwa yang dihadapi oleh dirinya.

Wonderstruck

Film drama misteri ini disutradarai oleh Todd Haynes yang ceritanya diangkat dari novel karya Brian Selznick. Wonderstruck bercerita tentang dua orang anak, keduanya tuli, berasal dari dua ruang waktu yang berbeda, satu dari tahun 1927, dan satu dari tahun 1977, melarikan diri ke New York.

Mengesampingkan perbedaan puluhan tahun, mereka berdua dihubungkan oleh suatu hal misterius yang harus diselesaikan. Film ini dibintangi oleh Julianne Moore, Michelle Williams dan Jaden Michael.

The Beguiled

Film yang disutradarai oleh Sofia Coppola ini juga membawa aktris ternama Nicole Kidman sebagai salah satu karakter film. “The Beguiled” diadaptasi dari novel karya Thomas P. Cullinan yang berjudul ‘A Painted Devil’. Film ini berlatarkan era Perang Saudara, salah satu gadis muda yang berada di sebuah sekolah asrama menemukan tentara yang terluka.

Pada akhirnya seluruh wanita itu membawanya ke asrama sekaligus merawatnya hingga pulih. Setelah kembali pulih, mulai terdapat masalah antar para wanita demi mendapatkan perhatian sang tentara tersebut. Film ini juga dibintangi oleh Elle Fanning, Kirsten Dunst, dan Colin Farrell.

You Were Never Really Here

Film yang diangkat dari sebuah novel karya Jonathan Ames, diproduksi di bawah arahan sutradara Lynne Ramsey. Film yang mengisahkan sosok Albert Votto (Alessandro Nivola) seorang politisi asal New York yang menemukan dirinya sedang berada dalam tampilan pusat sebuah website jahat yang dijalankan oleh organisasi kriminal.

Film tersebut mengangkat sebuah fenomena bisnis sex trafficking yang akan mengejutkan penontonnya karena dibukakan pada sebuah cerita gelap kehidupan.

Ke lima film ini nantinya akan bisa kamu nikmati di bioskop-bioskop kesayangan kamu. Kalau sekarang mereka baru tayang di festival film Cannes. Jadi kalian masih harus nunggu dulu sampe nanti rilis dan masuk ke Indonesia. Ingat, jangan nonton yang bajakan ya..

0 Comments

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

©2018 Divertone.com - The Soul Of Inspiration

Log in with your credentials

or    

Forgot your details?

Create Account