Luncurkan Single Baru Cokelat Ajak Ngopi Bareng

Whitewood – Band pop rock asal Bandung, Cokelat, tampil di acara Musik Kamisan di Bentara Budaya Jakarta, pada hari Kamis, 20 September 2018. Pertunjukan yang diberi judul “Ngopi Bareng Cokelat” tersebut menjadi bagian dari program berkala di Bentara Budaya Jakarta.

Penampilan band yang saat ini mempunyai formasi Edwin Marshal Sjarif (gitar), Ronny Febry Nugroho (bass), Jackline “J” Rossy  (vokal) dan Axel Andaviar (drums) kali ini juga sekaligus memperkenalkan single terbaru “Peralihan Hati” yang merupakan single keempat dari album terbaru Cokelat. Album kesembilan Cokelat tersebut, rencananya akan dirilis pada akhir tahun 2018 ini atau tahun 2019 mendatang.

Single “Peralihan Hati” merupakan karya dari Edwin, Axel dan sang produser, Irwan Simanjuntak yang akrab dipanggil Opung. Sementara untuk lirik ditulis oleh sang vokalis, Jacline. Memadukan bunyi Synthesizer dengan aransemen rock ala Cokelat, lagu ini menceritakan proses transisi perasaan terhadap seseorang, yang kerap terjadi dalam kehidupan sehari-hari.

Cokelat yang saat ini bergabung dengan label Halo Entertainment Indonesia (HEI) sebelumnya telah merilis tiga single sejak tahun 2017, “Dikhianati”, “Cinta Matiku” dan “Garuda”.

Dalam konferensi pers yang digelar sebelum showcase Ngopi Bareng Cokelat” dan dipandu moderator Wendi Putranto , sang gitaris Edwin menceritakan tentang kesibukan band yang terbentuk pada tahun 1996 silam. ” Saat ini Cokelat sedang persiapan untuk album kesembilan, berisi 9 lagu dan berjudul ‘Sembilan’, rencana rilis akhir tahun 2018 atau awal 2019. Album ini juga merupakan album kedua bersama Jackline dan yang pertama bersama Axel.”

Konferensi Pers Cokelat bersama moderator Wendi Putranto

Axel sendiri yang baru bergabung dengan Cokelat, sebelumnya  telah menjadi drummer additional selama 2 tahun. Ketika ditanyakan bagaimana rasanya menjadi drummer band Cokelat Axel mengatakan,”Ga kebayang bisa bermain bersama Cokelat. Saya sudah mendengarkan Cokelat sejak kecil.”ungkap Axel.

Ronny juga menambahkan alasan kenapa memilih Axel sebagai drummer tetap Cokelat,”Kenapa Axel ? Karena gua butuh drummer yang bisa main musik 90-an.” Ada part (John) Bonham, ada part (Tommy) Lee di dalam permainannya. Dalam band kan bass sama drum harus menyatu”.

Sementara alasan band memilih konsep ‘Ngopi bareng Cokelat’ dalam pertunjukan malam itu, “Ngopi adalah bagian dari budaya kebersamaan orang Indonesia. Sering kali perbincangan warung kopi kita mendapatkan ide-ide baru, atau bahkan pertemenan baru, yang membuat suasana makin hangat dan guyub” tambah Ronny.

Dalam pertunjukan kali Cokelat juga menyediakan stand kopi yang menyediakan aneka kopi yang diberikan secara gratis kepada seluruh penonton malam itu. Meskipun hujan gerimis turun tetapi tidak menyurutkan para penonton yang hadir malam itu untuk menyaksikan Cokelat.

Sekitar pukul 8 malam, acara dibuka dengan pemotongan tumpeng sebagai syukuran rilisnya single baru Cokelat, “Peralihan Hati”, acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan monolog dari Che, vokalis band Cupumanik dan Konspirasi. Cokelat tampil sekitar jam setengah sembilan membawakan beberapa lagu diantaranya, “Segitiga”, Jauh”,”Karma” dan juga single terbaru mereka, “Peralihan Hati”.

Pemotongan Tumpeng Syukuran Rilis Single “Peralihan Hati”

0 Comments

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

©2018 Divertone.com - The Soul Of Inspiration

Log in with your credentials

or    

Forgot your details?

Create Account