Mampir di Pameran Seni Instalasi Sejauh Mata Memandang

Velodrome – Sudah mampir ke Jakarta Creative Hub? Creative Space yang berlokasi di Graha Niaga Thamrin, Tanah Abang, Jakarta Pusat itu semakin ramai dikunjungi oleh para insan kreatif dan masyarakat umum sejak diresmikan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bulan lalu. Pasalnya, ada pameran yang bertajuk Jakarta Kita yang bisa Anda kunjungi sampai 13 Mei.

Yup, Ada pameran seni instalasi Jakarta Kita hasil dari kerjasama brand fashion lokal Sejauh Mata Memandang dengan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi DKI Jakarta. Mereka menggandeng ibu-ibu Rumah Susun Marunda, Pesakih dan Pulo Gebang, untuk menghasilkan karya seni berbahan dasar kain untuk dipamerkan.

Awalnya, pemeran ini terlahir dar inisiatif Veronica Basuki Tjahja Purnama, istri Gurbernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama (Ahok) untuk memberikan ruang atas upaya pemberdayaan rumah susun di Jakarta. Veronica sebagai Ketua Dekranasda bekerjasama dengan Chitra Subyakto, pendiri Sejauh Mata Memandang.

Pameran seni Jakarta Kita mengangkat pola daun Semanggi yang menjadi salah satu ikon jalan di jantung ibu kota yakni Simpang Susun Semanggi. Tema tersebut diambil karena Simpang Semanggi saat ini sedang dalam masa pembangunan menjadi Simpang Susun adalah jalan utama yang menyatukan lima wilayah kota Jakarta.

So, Simpang Semanggi bisa menjadi lambang tempat bertemunya masyarakat Jakarta yang berasal dari latar belakang yang beragam. Wow!!

Pameran ini menjadi salah satu pameran yang inklusi saat masyarakat biasa dilibatkan dalam panggung seni untuk mendapatkan apresiasi. Maka, pameran ini bisa dikatakan dari Jakarta, untuk Jakarta. Pengambilan tema Semanggi menjadi pemikiran yang matang dengan memperhatikan multiplier effect.

Selain pembangunan Simpang Semanggi yang dipromosikan, ibu-ibu rumah susun juga menjadi salah satu masyarakat yang bisa berkontribusi bagi Jakarta.

Mampir di Pameran Seni Instalasi Sejauh Mata Memandang

Mengangkat salah satu jalan Ibu Kota dalam media seni memang masih jarang dilakukan oleh para seniman Tanah Air. Biasanya, jalan lebih dicitrakan dengan fotografi arial yang diambil dari ketinggian. Beberapa orang mungkin tidak terpikirkan.

Sejauh Mata Memandang sebagai brand fashion lokal memang tidak diragukan lagi kualitasnya dalam mengolah kain. Sejauh yang sudah kerap menjadi langganan tampil di Jakarta Fashion Week itu menerjemahkan daun semanggi sebagai elemen desain tetapi juga sekaligus menjadi alat untuk promosi Kota Jakarta.

Ketika masuk dalam pameran, Anda akan menemukan berbagai jenis bentuk kain bermotif Semangg yang dibuat dengan metode batik. kain-kain tersebut dipasang dalam seni instalasi berupa hiasan dinding, hiasan langit-langit, sarung bantal, dan penghias kursi.

Jika melihat lebih dekat ke masing-masing desain kain, Anda akan melihat satu pewarnaan dengan teknik celup batik. Ide motif yang dikontribusikan lewah sentuhan Sejauh Mata Memandang bisa dilihat dari karakter motif yang lebih kontemporer dan geometris. Tak lupa, aksen daun semanggi menghiasi lembaran kain-kain yang dipasang apik.
Mampir di Pameran Seni Instalasi Sejauh Mata Memandang

Di samping itu, motif garis lurus dan kotak banyak mendominasi desain dari kain produk Pameran Instalasi Jakarta Kita. Jika diterjemahkan, ada beberapa motif garis lurus sebagai representasi Jalan Simpang Semanggi Sudirman dihiasi dengan daun semanggi yang merepresentasikan sebuah taman kota.

Kerjasama dengan masyarakat menjadi sangat penting untuk menjadikan mereka bagian dari Jakarta yang mendapat pengakuan. Tak jarang bahwa banyak yang menganggap bahwa mereka digusur ke rumah susun dan mulai tersingkirkan.

Upaya yang satu ini menjadi langkah yang perlu diteruskan sebagai ide untuk mensejahterakan warga Jakarta.

Editor : MP Jathia

0 Comments

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

©2018 Divertone.com - The Soul Of Inspiration

Log in with your credentials

or    

Forgot your details?

Create Account