Himbauan Kepada Seluruh Negara Agar Memperkuat Pertahanan Siber

Live Streaming Instagram

Velodrome – Seiring dengan goncangan yang baru saja ditimbulkan oleh Ransomware, maka pertahanan siber menjadi hal penting yang patut diperhatikan oleh setiap negara. Sebagaimana disampaikan oleh Adam Meyer, chief security strategist di SurfWatch Labs.

Ia pernah mengingatkan pada akhir tahun lalu bahwa akan muncul ransomware ditahun 2017. “Jika 2016 adalah tahun di mana peretasan menjadi mainstream, maka 2017 akan menjadi tahun di mana para peretas berinovasi”, ujarnya.

Dahulu pertahanan siber dianggap sebagai bagian dari bidang departemen teknologi informasi. Namun kini cybersecurity merupakan tanggung jawab seluruh departemen dalam sebuah unit usaha atau pun instansi.

“Lembaga yang cerdas akan secara sistematis mengintegrasikan keamanan dalam sistem mereka”, ujar Meyer lebih lanjut. Dia juga mengatakan bahwa, “serangan ransomware bisa tumbuh dengan cepat karena serangan tersebut tergolong murah untuk dioperasikan”.

Kepolisian Jerman

Police officers hold weapons during a training operation of the new BFE+ (Evidence and Arrestment) unit of the German federal police in Ahrensfelde near Berlin, Germany, Wednesday, Dec. 16, 2015. Germany on Wednesday introduced a new police unit that officials said will be better armed, outfitted and trained to deal with terrorism, based on an analysis of the country’s security in the wake of deadly attacks in Paris earlier this year. (AP Photo/Michael Sohn)

“Dilain pihak belum banyak organisasi yang menerapkan sistem keamanan terhadap serangan Ransomware. Padahal melindungi diri dari Ransomeware sebetulnya sama murahnya, karena Anda hanya perlu mengidentifikasi kerentanan internal terhadap peretasan dan menerapkan praktik terbaik untuk pencegahan”.

“Sayangnya banyak perusahaan yang gagal memahami ancaman keamanan maya yang paling mungkin berdampak pada bisnis ini”, sebagaimana dilansir dari TechRepublic.

Baca Juga : Segala Informasi Terkait Ransomware WannaCry yang Menyerang Dunia

Jika ditilik, sebenarnya kerugian yang diderita tak semasif yang dibayang kan, diperkirakan para peretas hanya mengantongi 70 ribu dolar AS dari miliaran dolar AS yang diincarnya. Namun tetap saja serangan ini kini membuat keamanan cyber menjadi perhatian keamanan nasional di banyak negara

Maka jika negara Anda tak ingin merugi dan tertinggal dibelakang, perkuatlah pertahanan siber Anda. Dan sialnya, sebagaimana disampaikan Presiden Microsoft, Brad Smith, saat ini masih banyak negara di dunia yang tidak memiliki kebijakan pertahanan siber yang memadai.

Investasi Apple

Sebagaimana yang Anda semua lihat, baru disentil oleh ransom ware WannaCry saja, semuanya belingsatan. Ia juga menyebut kejadian ini harus menjadi pelajaran agar semua pihak segera membangun pertahanan sibernya.

Lebih lanjut, Smith juga menyayangkan keteledoran Badan Keamanan Nasional Amerika Serikat (NSA) yang membiarkan malware-nya dicuri, yang kemudian dimodifikasi oleh peretas menjadi WannaCry.

“Coba Anda bayangkan apa yang akan terjadi di dunia jika seandainya rudal Tomahawk yang dicuri,” ujarnya.

0 Comments

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

©2018 Divertone.com - The Soul Of Inspiration

Log in with your credentials

or    

Forgot your details?

Create Account