Mobil Terbang Seharga Lebih dari USD 1 Juta Sudah Mulai Bisa Dipesan

Mobil Terbang

Velodrome – Beberapa tahun yang lalu, mungkin mobil terbang hanya dalam imajinasi saja. Namun sekarang, mobil ini sudah dikerjakan oleh pabrikan asal Slovakia, AeroMobil dan bisa dipesan. Perusahaan tersebut telah mengumumkan pembuatan mobil terbang sejak beberapa tahun yang lalu. Dan kali ini mereka membawa berita yang akan membuat banyak orang gembira.

Pada Kamis (20/4/2017), perusahaan asal Slovakia tersebut merilis desain komersial flying car tersebut. Dan untuk harganya, sebuah mobil terbang dibanderol lebih dari USD 1 juta. Mobil terbang ini sekarang sudah bisa mulai pre-order dan rencananya akan dilakukan pengiriman pertama di tahun 2020, tinggal dua tahun lagi.

AeroMobil menyebutkan desain mobil ini menyerupai tetes air mata dan sekarang sudah dipajang di Top Marques Monaco. Mobil ini bisa beralih ke mode penerbangan hanya dalam kurun waktu tiga menit saja. Sayapnya bisa dilipat saat dikemudikan di jalanan. Dan sayapnya akan keluar saat mode penerbangan. Benar-benar seperti yang terdapat di film-film sci-fi bukan?

Perusahaan tersebut, membuat flying car yang diharapkan bisa mengatasi kemacaetan yang saat ini terjadi di berbagai negara di dunia. Rencananya, perusahaan tersebut akan membuat hingga 500 unit mobil terbang di edisi pertama dengan harga kisaran USD 1,29 juta sampai USD 1,61 juta.

Mobil ini kabarnya tidak hanya canggih melainkan juga sangat ramah lingkungan. Hal ini lantaran mobil terbang ini dilengkapi dengan mesin hybrid. Untuk bahan bakar, kabarnya mobil terbang ini akan bisa menghabiskan 8 liter/100km dalam mode mobil di jalanan dan 15 liter/jam dalam mode persawat.

Baca Juga : CES 2017, Toyota Unjuk Gigi Dengan Mobil Futuristiknya

Untuk bisa terbang bebas di udara, pemilik mobil membutuhkan lapangan landas dan juga memerlukan izin mengemudi ataupun juga lisensi pilot.  Pihak AeroMobil melalui Chief Communications Office Stefan Vadocz menyebutkan jika mobil tersebut akan mematuhi peraturan jalan raya dan jalur udara. Dan diperkirakan akan bisa dikirimkan ke pemilik di tahun 2020.

Pihak pemerintah saat in tengah mempelajari bagaimana mengatur mobil swakemudi dan industri otomotif tengah bekerja di kemajuan perangkat lunak untuk memastikan kendaraan dibatasi agar perjalanan tetap aman.

Sumber

0 Comments

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

©2018 Divertone.com - The Soul Of Inspiration

Log in with your credentials

or    

Forgot your details?

Create Account