Musik Blues Sampai Pop Melayu Ramaikan ‘Indie Season Road To IIMF 2018’

Whitewood – Beragam musisi telah hadir ikut meramaikan ‘Indie Season Road To International Indie Music Festival 2018 (IIMF 2018)’ yang berlangsug di Melody Music Kemang Bar And Lounge, Grandkemang Hotel, Kemang, Jakarta Selatan selama penyelenggaraan sekitar dua bulan.

‘Indie Season Road To IIMF 2018′ sendiri adalah pra event dari ‘International Indie Music Festival 2018’ yang akan berlangsung  pada 27 September sampai dengan 7 Oktober 2018 mendatang di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD dan merupakan bagian dari acara Pekan Raya Indonesia (PRI) 2018.

Acara yang digagas oleh Deteksi Production ini akan menghadirkan ratusan musisi dan band dari berbagai genre dan juga dari sekitar 30 negara yang berbeda. Begitu pula dengan gelaran ‘Indie Season Road To IIMF 2018′ yang berlangsung pada hari Kamis, 30 Agustus 2018.

Kali ‘Indie Season Road To IIMF 2018′ menghadirkan tiga musisi dan band yaitu para musisi blues dari kota hujan yang tergabung dalam Bogor Blues Community, penyanyi solo pop melayu, Galih serta band bergenre folk, Rumput Liar yang tampil di hadapan awak media dan juga pengunjung Melody Music Kemang Bar And Lounge.

Bogor Blues Community menjadi penampil pertama yang langsung menyuguhkan musik blues era-era 1940-an sampai 1960-an. Komunitas yang sudah mempunyai banyak anggota ini, kali ini tampil dengan formasi Rully (vokal,gitar), Dani (gitar), Opay (bass) dan Madun (drums). Beberapa nomor blues yang mereka tampilkan malam itu diantaranya adalah “She is Gone” -B.B King dan “Mojo Working” – Muddy Waters. Komunitas Bogor Blues Community (BBC) yang mempunyai motto “memasyarakatkan blues dan memblueskan masyarakat” ini juga rutin menggelar event di sebuah cafe di bilangan Tajur, Bogor dua minggu sekali setiap bulannya.

Bogor Blues Community

Tampil berikutnya adalah penyanyi solo Galih yang membawakan lagu-lagu karyanya sendiri yang bernuansa pop melayu. Gaya menyanyi Galih yang juga vokalis band Sanka ini mengingatkan sosok Charly Setia Band (eks-vokalis ST 12) dengan rambut yang dicat pirang. Lagu-lagu yang diciptakan sendiri oleh Galih yang dibawakan malam itu diantaranya, “Macan (Mama Cantik)” dan “Satu Sama” . Galih menutup penampilannya dengan mengcover lagu lawas dari band Malaysia, Iklim, “Suci Dalam Debu”.

Galih

Rumput Liar menjadi penutup ‘Indie Season Road To IIMF 2018′ kali ini. Band yang terdiri dari Raju (vokal), Arif (gitar) dan Aldi (bass) membawakan lagu karya mereka yang penuh ungkapan kritik sosial. Lagu “Kami Manusia” terinspirasi dari kasus penyiraman air keras yang menimpa ketua KPK, Novel Baswedan yang belum jelas penyelesaiannya sampai saat ini. Lagu kedua yang dibawakan oleh Rumput Liar adalah “Jenuh” yang dalam waktu dekat juga akan dirilis video musiknya.

Rumput Liar

Sampai jumpa di keseruan ‘Indie Season Road To IIMF 2018’ berikutnya.

 

1 Comment
  1. Maxdun 3 weeks ago

    Semoga lancar n sukses acara nya

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

©2018 Divertone.com - The Soul Of Inspiration

Log in with your credentials

or    

Forgot your details?

Create Account