Negara dengan Kebijakan Larangan Perokok Aktif Paling Tegas

Velodrome – Merokok memang sangat buruk untuk kesehatan. Baik itu untuk perokok aktif atau pun pasif. Asap dari perokok aktif ini, merupakan polusi individu yang juga berpengaruh besar terhadap kondisi polusi dunia. Tak heran kalau beberapa negara kemudian membuat kebijakan atau aturan demi mengurangi angka perokok aktif.

Kebijakan dan aturan tersebut dibuat sebagai upaya untuk mengurangi atau menghentikan para perokok aktif, juga menyelamatkan perokok pasif. Kalau di Indonesia sendiri kan sekarang bungkus rokok sudah dibuat sedemikian menyeramkan. Terus ada juga kebijakan larangan merokok di beberapa tempat, seperti di restoran, beberapa tempat umum.

Kalau di lima negara ini ada kebijakan yang lebih ekstrem dari Indonesia. Penasaran, let’s check them out!

#1 Irlandia

Negara dengan Kebijakan Larangan Perokok Aktif Paling TegasNegara beribu kota Dublin ini merupakan salah satu negara yang paling anti sama perokok. Salah satu upaya untuk mengurangi tingginya angka perokok aktif, pemerintah Irlandia membuat kebijakan yang isinya melarang semua orang merokok di tempat kerja.

Kebijakan yang mulai aktif diterapkan sejak 2004 tersebut membuat Irlandia jadi negara pertama di dunia yang melarang rokok di kantor.

Langkah yang diambil ini ternyata dinilai efektif, sehingga banyak negara-negara lain yang mencontoh peraturan tersebut. Dari sini lah kebijakan pelarangan merokok mulai dikembangkan, mulai dari kantor, sekolah, hingga tempat umum seperti restoran pun mulai diterapkan.

#2 China

Negara dengan Kebijakan Larangan Perokok Aktif Paling Tegas

Negeri tirai bambu menjadi salah satu negara paling anti sama perokok. Seperti Irlandia tapi lebih parah, karena jangankan larangan merokok di tempat umum, iklan rokok saja dilarang tayang di sana. Hal ini disebabkan karena angka perokok yang terus naik hingga akhirnya pemerintah China tak bisa lagi tinggal diam. Terutama untuk mengurangi angka perokok muda.

China melarang segala jenis iklan yang memuat konten rokok baik itu di media massa, tempat umum, hingga di tempat-tempat terbuka. Aturan ini diharapkan bisa membantu China dalam mengurangi tingkat polusi, karena saat ini China disebut sebagai negara dengan kadar polusi tertinggi di dunia.

Kebijakan ini sudah dimulai sejak tahun 2015.

#3 Rusia

Negara dengan Kebijakan Larangan Perokok Aktif Paling TegasNegara yang dijuluki dengan nama negeri beruang putih ini termasuk salah satu negara yang paling sayang sama perokok. Keseriusan Rusia dalam memerangi rokok ditunjukkan dengan berbagai kebijakan dan kampanye anti-rokok sejak dekade terakhir. Hasilnya jumlah perokok di Rusia pada tahun 2016 turun hingga 10%, angka ini merupakan jumlah penurunan terbesar dari semua negara di sepanjang tahun 2016.

Untuk lebih mempertajam angka tersebut, muncul sebuah wacana untuk mengeluarkan larangan untuk membeli rokok terlebih menghisap rokok bagi siapapun yang lahir setelah tahun 2015. Walau pun masih sebuah wacana, namun ide tersebut menunjukkan komitmen Rusia memerangi rokok.

#4 Turki

Negara dengan Kebijakan Larangan Perokok Aktif Paling TegasBerbeda negara berbeda cara yang diterapkan untuk mengurangi jumlah angka perokok aktif. Di Turki cara yang dipilih adalah dengan menaikkan harga rokok secara drastis, yaitu sebesar 45%. Hal ini ditempuh karena pada tahun 2007 hampir separuh warga turki usia 15-49 tahun adalah perokok aktif.

Untuk itu pemerintah Turki memberlakukan aturan yang cukup menyekik dompet perokok. Hasilnya adalah penurunan angka perokok pasif sebesar 15% pada tahun 2012.

#5 Kanada

Negara dengan Kebijakan Larangan Perokok Aktif Paling TegasNegara dengan ibu kota Ottawa ini memiliki aturan yang tak jauh berbeda dengan Indonesia. Kemasan rokok yang tersedia di Kanada menampilkan gambaran-gambaran yang tak sedap di mata. Bedanya di negara pecahan es ini gambar-gambar tersebut lebih ekstrem lagi.

Saking menyeramkan, jika kamu  perokok aktif dan pergi ke Kanada, setelah pulang dari sana 50% probabilitasnya kamu akan berniat berhenti merokok. Kebijakan yang perlahan diterapkan sejak tahun 2000 ini ternyata berdampak cukup besar loh membuat para perokok di sana berhenti karena ketakutan mereka.

Nah bagaimana nih menurut kamu guys, harus enggak sih Indonesia menerapkan aturan dan kebijakan seperti negara-negara ini untuk mengurangi perokok aktif?

Editor : MP Jathia

 

0 Comments

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

©2018 Divertone.com - The Soul Of Inspiration

Log in with your credentials

or    

Forgot your details?

Create Account