Perangi Berita Hoax, Facebook Gulirkan Related Articles

Velodrome – Facebook merupakan media sosial terpopuler saat ini. Berbagai informasi dari Facebook menyebar dengan cepat. Meskipun begitu, tak sedikit informasi yang tersebar di Facebok ini yang mengandung hoax. Dan ini merupakan PR yang perlu diselesaikan oleh media sosial besutan dari Mark Zuckerberg ini. Karena tak bisa dipungkiri, beredarnya berita hoax yang datangnya secara massive akan membuat kebenaran jadi tersamarkan.

Oleh sebab itulah seperti yang diwartakan oleh techcrunch.com, Facebook kali ini mencoba hal baru untuk menanggulangi banyaknya hoax. Caranya adalah dengan meluncuran ‘Related Articles’ yang akan tersedia di bawah berita atau informasi yang diduga menjadi berita palsu yang sebelumnya sudah diperiksa oleh tim internal Facebook. Related Articles atau artikel terkait ini akan menampilkan beberapa berita dengan topik yang sama namun dengan sudut pandang yang berbeda.

Image by techcrunch.com

Cara ini setidaknya akan bisa meminimalisir seseorang untuk menyebarkn berita hoax. Misalnya saja, seseorang melihat berita Artikel Terkait yang jauh berbeda dari artikel yang sebelumnya dibaca, pastinya si pembaca akan curiga dan melewatinya dan akan cenderung tidak percaya dengan berita itu. Artikel Terkait ini akan membuat berita jadi berimbang, jadi pembaca akan memiliki perspektif yang berbeda.

Sementara ini, fitur Artikel Terkait ini akan diluncurkan di Amerika, Jerman, Prancis dan juga Netherlands hari ini. Negara-negara tersebut dipilih lantaran Facebook sudah menjalin kemitraan pengecekan fakta.

Untuk memaksimalkan fitur itu, sistem algoritma mesin pembelajaran Facebook juga sudah ditingkatkan akurasinya. Hal ini bertujuan agar semakin cepat didapatkan fakta mengenai berita itu, apakah hoax ataupun memang nyata-nyata terjadi.

“Semakin cepat kita bisa mendapatkan berita palsu, semakin cepat tim memeriksanya, dan semkain kita mengurangi orang-orang yang terpapar dengan berita bohong itu” kata Tessa Lyons, Maanger Produk Integritas Facebook News Feed.

Facebok melakukan tindakan ini untuk terus memberantas berita palsu. Sebelumnya, Facebook mendapatkan kritik lantaran berita palsu yang terdapat di beranda memengaruhi pemilihan presiden pada 2016 yang lalu.

“Orang-orang mengatakan pada kami jika Artikel Terkait memberikan mereka lebih banyak konteks tentang topik yang sama dan itu membuat mereka lebih gampang untuk memutuskan untuk share ataupun tidak” sambung Lyons

0 Comments

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

©2018 Divertone.com - The Soul Of Inspiration

Log in with your credentials

or    

Forgot your details?

Create Account