Perbandingan Desain Danjyo Hiyoji Dengan Desainer Lain

Perbandingan Desain Danjyo Hiyoji Dengan Desainer Lain

Velodrome – Melihat seluruh karya Danjyo Hiyoji sejak awal, Anda pasti terkagum dengan pesan yang dibawa pendiri brand high street wear tersebut ketika menyaksikannya di Plaza Indonesia Fashion Week pekan lalu. Konsep desain Danjyo Hiyoji dikategorikan sebagai koleksi yang estetik (aesthethic).

Duo desainer, Dana Maulana & Liza Masitha, yang mulai serius membangun brand high street wear pada 2009 tersebut, mengibaratkan potongan-potongan desain mereka layaknya origami. Hal itu terwujud dalam desain-desain yang kontemporer.

Jika membandingan dengan brand besar lain, Danjyo Hiyoji seperti ingin bersanding dengan Kenzo yang memang suka bercerita lewat desainnya. Kenzo dianggap desain yang selalu punya narasi dengan potongan high street wear Jepang-Prancis yang nyleneh.

Kalau Kenzo berjaya karena pattern-pattern inovatifnya, Danjyo Hojoyi lebih memlih dengan potongan dan hiasan tekstilnya.

London sebagai basis fashion kreatif juga sedikit mempengaruhi referensi karya mengejutkan sekaligus out of the box Danjyo Hiyoji. Beralih ke Amerika Serikat, Danjyo Hiyoji bisa dibandingkan dengan Public School NYC yang cerdas mengkombinasikan layer dan potongan. Apalagi Danjyo Hiyoji suka sekali warna-warna monocromatic dan desaturated yang juga dilakukan oleh banyak brand tak terkecuali PSNY.

Ketika Potongan origami Danjyo yang tak biasa diluncurkan dalam runway, Dana dan Liza yakin bahwa street wear Indonesia siap menerima isi kepala mereka untuk menjadi bagian dari ready-to-wear clothing.

Persona Beragam

Hal lain yang menarik dari brand yang satu ini adalah gambaran keberagaman. Meskipun banyak mengadaptasi kultur Jepang, Danjyo Hiyoji tak mau hanya menampilkan fashion image lewat model-model berwajah oriental. Model yang mepresentasikan fashion mereka di runway pun punya keberagaman etnis, rentang usia, dan warna kulit.

Jika Anda menggali fahion show mereka terdahulu, brand ini sejak awal sudah sadar pentingnya universalitas dalam sebuah gambaran fashion yang bisa dimiliki setiap orang. Melihat namanya saja, Danjyo Hiyojii punya makna  laki-laki dan perempuan (boys and girl).

Hal itu pun diterjemahkan dengan desain-desain mereka yang adrogyny dan punya kesan unisex. So, Everybody could wear it as long as you onfident about it. Melihat brand positioning mereka, Danjyo Hijoyi termasuk high street wear desainger based paling sukses di Indonesia.

 

Editor : MP Jathia

0 Comments

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

©2018 Divertone.com - The Soul Of Inspiration

Log in with your credentials

or    

Forgot your details?

Create Account