Pertunjukan Megah Louis Vuitton Untuk Koleksi Cruise di Miho Museum Jepang

Pertunjukan Megah Louis Vuitton Untuk Koleksi Cruise di Miho Museum Jepang

Velodrome – Pertunjukan mode Louis Vuitton untuk koleksi cruise berhasil digelar dengan megah di Kyoto, Jepang. Lokasi yang dipilih adalah Miho Museum yang fancy abis yang merupakan salah satu situs wisata museum di Jepang dengan arsitektur yang modern dan futuristik.

Koleksi Louis Vuitton yang  juga melibatkan desainer Jepang Kansai Yamamoto berhasil membuat para undangan dan kalangan netizen terkejut ketika LV membuat show semegah itu. Bagaimana tidak, Miho Museum terletak di tengah pegunungan yang dibangun di atas ketinggian rata-rata.

Para model yang berjalan di pertunjukan mode tersebut pun harus berjalan jauh dengan melewati terowongan, jembatan, dan akhirnya ke lokasi museum yang memiliki arsitektur rumah tradisional Jepang. Sentuhan kaca nan futuristik menjadi pelengkap kemewahan museum tersebut.

Koleksi yang diperuntukkan sepenuhnya untuk womenswear itu pun menjadi sangat berkelas karena desain dan lokasi yang diambil.

Banyak orang yang bertanya-tanya berapa modal yang dikeluarkan tim Louis Vuitton untuk mewujudkan pertunjukan mode tersebut. Jika dibandingkan dengan brand lain Louis Vuitton memang benar-benar serius menggarap departemen Cruise Collection yang patut untuk dipertimbangkan oleh para kliennya.

Lihat saja koleksi Cruise Louis Vuitton Crusie 2018  di Youtube, sebagai fashion enthusiast kamu akan terpukau dengan sajian pertunjukan mdoe tersebut. Para model yang terdiri lebih dari 50 orang itu harus berjalan sejauh lebih dari 25 meter. Benar-benar tak biasa. Wow!!!!

Apalagi dengan sinematografi yang kreatif mengkombinasikan adegan slow motion, arial camera, dan close up frame yang semakin memperlihatkan betapa luxury-nya brand asal Prancis tersebut di mata para pecinta mode.

Desain

Dari segi materi koleksi, creative director womenswear LV Nicolas Ghesquière bekerjasama dengan Kansai Yamamoto untuk mewujudkan koleksi Cruise tersebut. Sementara dari segi desain, Anda akan melihat inspirasi dari pakaian tentara Jepang dan seragam samurai. Dengan sentuhan desain yang modern look, inspirasi dari kultur jepang direkonstruksi menjadi pakaian ready-to-wear.

Louis Vuitton yang juga terkenal karena LV bag yang populer mengkombinasikan tas dan footwear yang modern dengan bahan-bahan seperti kulit dan plastik. Selain itu, desain tersebut juga terinsiprasi dan Seni ala Jepang dan Kabuki.

Layering mode pun identik dengan desain klasik kimono Jepang. Untuk menambah Japan vibe make up yang menghiasi wajah model runway pun dilukis bak geisha dan sensei, dengan imange yang berani.

Kolaborasi dengan Kansai Yamamoto

Mendengar nama Kansai Yamamoto, ia adalah pendahulu dari desainer dunia seperti Issey Miyake, Yohji Yamamoto, kenzo Takada, dan Rei Kawakubo. Sang creative director tidak mungkin bisa mewujudkan desain kultural tersebut tanpa dibantu oleh tangan Kansai Yamamoto. Ia merupakan desainer senior yang terkenal dengan desain yang cenderung vibrant dan avant-garde. Sebenarnya, Yamamoto sudah lama vakum dari dunia fashion namun akhirnya ia muncul kembali di LV Show ini.

Ia pun sudah membuat pertunjukan show di London sejak 1971 silam. Ia pernah menangani kostum konser untuk David Bowie, Ziggy Stardust dan Aladdin Sane. Meski namanya tak sebesar Kenzo, Issey Miyake, dan Yohji Yamamoto, kontribusinya dalam fashion patut diapresiasi kembali melalui kolaborasinya dengan Louis Vuitton.

0 Comments

Leave a reply

©2017 Divertone.com - The Soul Of Inspiration

Log in with your credentials

or    

Forgot your details?

Create Account