Resmi, China Blokir WhatsApp Secara Total, Ini Alasannya

Resmi, China Blokir WhatsApp Secara Total, Ini Alasannya

Velodrome – China akhirnya blokir Whatsapp setelah sebelumnya negara tersebut memblokir beberapa feature yang membuat para pengguna di China tak leluasa menggunakan aplikasi yang kini berada di bawah payung Mark Zuckerberg.

Langkah China tersebut tentu saja menjadi pukulan yang telak bagi Facebook yang memang sudah diblokir sejak tahun 2009 yang lalu. Dengan pemblokiran yang dilakukan pada WhatsApp ini, satu-satunya saham Facebook yang masih tersisa di China adalah aplikasi Ballful Colourful yang diam-diam sudah dirilis bulan yang lalu.

Pemblokiran WhatsApp ini bertepatan dengan Kongres Nasional Partai Komunis China ke-19 yang akan datang. WhatsApp mungkin saja jadi satu sasaran lantaran aplikasi ini menawarkan enkripsi end-to-end yang membuat pesan penguna menjadi pribadi. Dan sebaiknya, aplikasi domestic seperti halnya WeChat memberikan semua pesan pengguna kepada pemerintah China.

Selama ini diketahui bahwa Mark dan Facebook tengah sibuk melakukan pendekatan terhadap negara tirai bambu itu, bahkan Mark menyempatkan diri belajar bahasa Mandarin agar pendekatan berjalan mulus.

Tapi apa mau dikata jika akhirnya China tetap saja memblokir aplikasi perpesanan singkat yang diakuisisi oleh Facebook sejak tahun 2014 yang lalu. Hal tersebut dikonfirmasi secara langsung oleh China, melalui pihak keamanan mereka memastikan bahwa mulai Senin (25/9) WhatsApp sudah tidak bisa lagi dioperasikan di China.

Sudah tidak setengah-setengah seperti sebelumnya, bahkan pesan teks WhatsApp sudah tidak bisa dioperasikan lagi di China menurut Nadim Kobeissi yang merupakan seorang kriptografer terapan Symbolic Software, sebuah perusahaan riset yang berbasis di Paris yang juga memantau penyensoran dari perkembangan digital di China.

“Intinya, memang awalnya kami mengamati blokir hanya dilakukan pada layanan foto, rekaman suara dan juga video saja pada bulan Juli yang lalu, dan kini bahkan pesan teks juga sudah tidak bisa berfungsi dan diblokir oleh China,” papar Kobeissi

Kobeissi menemukan jika China sudah mengupgarde firewallnya untuk mendeteksi dan memblokir protokol NoiseSocket yang digunakan WhatasApp dalam mengirim pesan teks. Sebelumnya, mereka hanya memblokir HTTPS/TLS yang digunakan WhatsApp untuk layanan mengirim foto dan juga video.

Pakar komunikasi internet dari Chinese University of Hongkong, Lokman Tsui juga menyebutkan jika layanan WhatsApp sudah mengalami gangguan parah sejak hari Minggu pekan yang lalu. Hanya segelintir pengguna saja yang masih bisa menggunakan WhatsApp dengan layananan yang demikian terbatas.

 

Sumber: Theverge.com

Editor : MP Jathia

0 Comments

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

©2018 Divertone.com - The Soul Of Inspiration

Log in with your credentials

or    

Forgot your details?

Create Account