Reuni Nostalgia Indie 90-an Bersama Wondergel

Velodrome – Setelah vakum selama 17 tahun, band indie 90-an yang beranggotakan perempuan semua, Wondergel, sukses menggelar konser reuni yang bertajuk ‘Wondergel And Friends Reunion 2017’ pada hari Sabtu, 12 Agustus 2017.

Band yang terbentuk pada tahun 1992 ini sempat tampil bersama juga pada tahun 2010, tetapi baru di tahun 2017 mereka bisa reuni bersama dan membawakan lagu-lagu sebagian besar dari debut album mereka di tahun 1998.

Mengambil tempat di JK-7 Swissbell-Hotel Kemang, acara yang digagas oleh Peoplereunite, Selecta Pop dan komunitas Young Offender ini sukses menghadirkan sejumlah musisi yang besar di tahun 1990-an.

Acara dimulai dengan DJ Echo (Eka ‘The Brandals) yang memutar lagu-lagu alternative 90-an. Tepat pukul 21,30, Treasure Hiding tampil di sebagai pembuka dengan membawakan lagu-lagu karya mereka sendiri.

Usai Treasure Hiding, giliran New Disease tampil dengan mengcover lagu-lagu dari band Inggris, The Cure dan juga The Stone Roses.

Setelah New Disease, band indie yang besar di tahun 90-an, Pestolaer tampil berikutnya. Membuka dengan single ‘Colours’, Pestolaer juga membawakan lagu tiga lagu karya mereka sendiri.

Pestolaer

Berikutnya giliran sang empunya acara, Wondergel yang tampil untuk sesi pertama dengan formasi Meita Kasim (vocal), Diah Rajanti (vocal/guitar), dan Lala Nurlilawati (bass) dan juga dibantu additional player.

Membuka dengan lagu ‘Asa Dimana’ , Wondergel  membawa suasana kenangan nostalgia kejayaan Poster Cafe. Pada lagu berikutnya drummer awal Wondergel, Astrid Astuti mengisi posisi drummer. Malam itu Wondergel juga membawakan lagu lawas Suede, ‘Metal Mickey’

Malam itu Wondergel juga menghadirkan penyanyi tamu Kartika Yahya, yang merupakan vokalis band Tika and The Dissidents untuk menyanyikan dua lagu ‘I Miss You’ dan ‘Pesona Indah’.

Usai mengakhiri sesi pertama, giliran band proyek Levi ‘The Fly’ dan Adi’Fable’, Janda’s Addiction yang membuat panas suasana dengan membawakan lagu-lagu Jane’s Addiction.

Berikutnya giliran gitaris Kidnap Katrina, Damon Koeswoyo bersama dengan Wondergel menghadirkan lagu Wondergel ‘Junkies’.

Selanjutnya Wondergel juga mengundang mantan vokalis band asal Bandung, Pure Saturday, Suar Nasution, membawakan lagu Wondergel dan lagu anthem Pure Saturday sepanjang masa ‘Kosong’.

Wondergel dan Suar Nasution

Berikutnya giliran vokalis Planet Bumi, Nyoman Suardhita yang membawakan dua lagu Morrissey, ‘The More You Ignore Me’ dan ‘Alma Matters’.

Konser reuni Wondergel malam itu ditutup dengan single pertama mereka yang sempat hits di tahun 90-an, ‘Cermin’. Malam yang cukup bersejarah untuk para pecinta musik indie tahun 90-an.

Sukes terus untuk untuk Wondergel..

 

 

 

0 Comments

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

©2018 Divertone.com - The Soul Of Inspiration

Log in with your credentials

or    

Forgot your details?

Create Account