Review Film : Furious 8, Lebih Banyak Aksi Gila

Review Film Furious 8, Lebih Banyak Aksi Gila

Velodrome – Bagi pengemar film balapan pastinya tidak mau ketinggalan untuk melihat film Furious 8 atau The Fate of The Furious. Film yang sudah tayang sejak pertengahan April ini banyak menimbulkan komentar juga kritik.

Meskipun Paul Walker sebagai Brian O’Conner tak lagi menjadi bagian dari film ini, Vin Diesel dan Michelle Rodriguez sebagai pemeran utama tidak mau menjadikan film garapan Gary Gray ini biasa saja. Film franchise yang ke-8 ini menceritakan tentang balap liar dan mafia ini tampil lebih heboh melalui aksi-aksi di dalamnya.

Bagi yang belum menonton, film The Fate of The Furious menjadi sajian tontonan yang meningkatkan adrenalin Anda. Format action terlihat luar biasa meskipun beberapa film sebelumnya sudah menyisipkan aksi yang juga tak kalah luar biasa.

Film The Fate of The Furious pada intinya mengisahkan keputusan Dominic Toretto (Vin Diesel) mengkhianati keluarga dan rekan-rekannya sendiri. Pengkhianatan yang dilakukan oleh Dom membuat agent Luke Hobbs (Dwayne Johnson) dan rekan-rekan lainnya kebingunan atas aksi Dom tersebut.

Dom beralih mendukung Cipher (Charlie Theron) yang seorang teroris siber berbahaya. Dalam film, rekan Dom dalam krunya berbalik melawannya.

Review Film Furious 8, Lebih Banyak Aksi Gila

Image : t1.gstatic.com

The Fate of The Furious memang lebih dekat dengan kisah mafia jahat dibandingkan dengan balap mobil yang memang sudah lama ditinggalkan sejak serial kelima Fast Five. Meskipun masih dibalut dengan aksi car drive, film ini menjadi film yang heroik dengan aksi yang penuh dengan ledakan dan gerakan mobil yang ekstrem.

Berdurasi sekitar 2 jam 16 menit, Furious 8 menyajikan kejutan-kejutan aksi yang tiada habisnya. Meskipun durasinya panjang, sang sutradara cukup cerdas memainkan dinamika aksi sehingga pentonon tidak akan merasa bosan dengan film action yang satu ini.

Bergenre action, Sutradara dan penulis naskah juga menampilkan sisi drama dan komedi yang membuat penonton terhibur. Di samping tensi tinggi dan kekerasan, ada pula adegan film yang menampilkan karakter konyol.

Seiring dengan perjalanan film ini, anak-anak memang tidak disarankan untuk menonton film ini karena ceritanya banyak mengandung kekerasan dan berbau dewasa. Meskipun beberapa anak menyukai otomotif, film ini bukan menjadi tontonan anak untuk mengenal otomotif dari sisi karakter jahat. Mending nonton Cars saja.

IMDB mengulas film The Fate of The Furious dengan rating 7,3 dari 10. Rotten Tomatoes memberi angka 63 persen untuk serial Fast and Furious 8 ini. The Fate of The Furious memang tidak menawarkan sesuatu hal yang beanr-benar baru karena adegan aksi serupa sudah terlihat pada film kelima.

Twist di akhir film pun tidak memberikan kejutan yang besar karena beberapa penonton pasti bisa menebak akhir cerita. Plot film ini memang cukup sederhana dan tidak akan membuat Anda pusing seperti Batman v Superman atau beberapa film hero DC Comics lain.

Jadi, film ini cocok untuk Anda nikmati secara santai tanpa harus berusaha memahami alur cerita. Anda bisa menikmati film The Fate of The Furious di akhir pekan sambil bersantai untuk memacu adrenalin. Apalagi bagi penggemar Fast and Farious, film ini tidak mungkin untuk dilewatkan.

0 Comments

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

©2018 Divertone.com - The Soul Of Inspiration

Log in with your credentials

or    

Forgot your details?

Create Account