Rumitnya Pernikahan Adat Minang Di Film “Liam Dan Laila”

Whitewood – Pernikahan bukanlah hal yang mudah dan main-main untuk masyakarat Indonesia, terutama di dalam adat suku Minangkabau, Sumatera Barat. Bagi masyarkat Minang, pernikahan merupakan hal yang sakral dan karenanya harus sesuai dengan agama dan juga adat istiadat.

Setelah sukses dengan film “Surau Dan Silek”, kini Mahakarya Pictures kembali mengangkat sisi lain kehidupan masyarakat Minangkabau, Sumatera Barat. Film dengan judul “Liam Dan Laila” kembali disutradarai oleh Arief Malinmundo dan ini dibintangi oleh Nirina Zubir, Jonatan Cerrada, David Chalik, Praz Teguh dan juga Gilang Dirga.

Film berdurasi 90 menit ini mengambil lokasi pengambilan gambar di Bukittinggi, Jakarta dan juga Paris dan terinspirasi dari kisah nyata. Mengangkat cerita Liam (Jonatan Cerrada) seorang pemuda Perancis yang penggemar band Oasis yang jatuh cinta dengan Laila (Nirina Zubir) seorang gadis Minang yang sangat menjunjung tinggi tatanan adat kampung halamannya.

Keseriusan Liam ingin meminang Laila mendapat tantangan dari keluarga Laila yang menjunjung tinggi nilai agama Islam dan juga adat Minangkabau. Meskipun Liam bersedia datang jauh-jauh dari negara asalnya Perancis tetapi tidak mudah untuk meyakinkan keluarga Laila.

Berbagai syarat- syarat wajib dipenuhi untuk bisa meyakinkan keluarga Laila yang diwakilkan kepada Jamil (David Chalik) termasuk untuk membuktikan keseriusan Liam memeluk agama Islam seperti dianut Laila.

Bagaimana akhir kisah dua sejoli berbeda negara dan kultur budaya tersebut ? Film “Liam dan Laila” akan mulai diputar serentak di bioskop-bioskop Indonesia mulai 4 Oktober 2018.

 

 

0 Comments

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

©2018 Divertone.com - The Soul Of Inspiration

Log in with your credentials

or    

Forgot your details?

Create Account