Seputar Pengetahuan Tentang Cymbal

Velodrome – Kamu tentunya tak asing lagi dengan instrumen ini. Cymbal identik dengan alat musik perkusi modern, termasuk drum. Bahkan, sejak tahun 1680 seorang komposer berkebangsaan Jerman, Strungk, menggunakan cymbal dalam komposisi klasik operanya yang berjudul “Esther”.

Nah, daripada berlama-lama yuk kita baca pengetahuan seputar cymbal.

Hi Hat

Ukuran standarnya adalah 14inci. Namun selain itu, ada juga drummer memakai ukuran 13 inci (genre jazz/ fusion/contemporary jazz), atau 15 inci (genre rock/progressive rock).

Hi Hat adalah satu dari tiga komponen utama drum set, selain snare drum dan bass drum. Hi hat kelas pemula biasanya bisa diperoleh dengan harga yang tak menguras kantong. Bahkan, buat lebih gampangnya, kini banyak tersedia paket cymbal yang ditawarkan di toko-toko musik terkemuka.

Beberapa paket cymbal yang bisa dijadikan pilihan adalah Zildjian Planet Z/ ZBT/ Scimitar, Sabian B8, Paiste 101/201/402/502 dan AA Meinl type MCS.

Para drummer kelas profesional, biasanya menambah satu set atau lebih untuk variasi sound drum-nya, misalnya ukuran 12 inci/13 inci atau 15 inci. Bahkan ada yang memakai ukuran lebih kecil, yaitu
8 inci dan 10 inci. Kedua ukuran ini lebih dikenal sebagai mikro hi- hats.

Crash Cymbals

Ukuran standarnya biasanya 16 inci. Sustain yang dihasilkan crash cymbal biasanya cukup panjang. Konsep dasar kapan crash cymbal dipukul pada notasi drum (basic studies) umumnya pada not pertama di awal komposisi lagu dan/ atau diakhir komposisi lagu.

Selain memiliki ukuran 16 inci yang menjadi standar set-up, crash cymbal juga memiliki ukuran 15 inci sampai 18 inci juga biasanya juga dapat dijadikan standar
set up. 

Bagi drummer pemula, mengambil paket serupa paket yang telah kami sebutkan diatas bisa menjadi pilihan terbaik. Paket cymbal untuk basic set up biasanya merupakan 14 inci untuk hi-hat, 16 inci untuk crash cymbal dan 20 inci untuk ride cymbal.

Ride Cymbals

Ukuran standarnya adalah 20 inci, dengan sustain suara yang tidak terlalu panjang. Ride cymbal juga memiliki beberapa varian bentuk, yaitu regular size (ukuran diameter bell pada cymbal sekitar 4 inci sampai dengan 5 inci), mega bell ride (ukuran bell jauh lebih besar, diatas 6 inci, bahkan sampai 10 inci) dan at ride (tidak ada bell pada cymbal). Kini, diameter ride cymbal pun lebih bervariasi, yaitu 18 inci (khusus untuk musik jazz), 20 -22 inci (all around), 24i nci/26 inci (rock), bahkan ada pabrikan yang memproduksi custom ride cymbal 30 inci.

Untuk drummer pemula, biasanya yang dipakai adalah reguler size dengan diameter berukuran 20 inci. Produk yang bisa dijadikan referensi adalah paket cymbal yang ditawarkan oleh Zildjian Planet Z/ ZBT/ Scimitar, Sabian B8, Paiste dan AA Meinl.

Kalau kamu belum mempunyai grup band yang permanen, setidaknya kamu bisa mengenali karakter permainan kamu, apakah bermain di satu aliran musik, atau cenderung biasa memainkan semua grooves dari berbagai aliran musik (all around).

Golden rules ini sebenarnya tidak mutlak, namun sangat membantu para drummer agar tidak salah pilih.

Rules #1

Bawa DRUM STICKS sendiri!!

Setiap mau membeli cymbal, pastikan kamu membawa stik sendiri yang selama ini menjadi bagian dari karakter permainan kamu. Kenapa? Karena stick adalah bagian dari karakter kamu, yang pastinya akan terasa lebih nyaman, bereaksi lebih natural dengan jari dan tangan kamu sewaktu mencoba cymbal yang akan dibeli.

Selain itu, hindari prinsip memakai stik “apa aja” yang disediakan di toko atau yang ditawarkan oleh penjual/sales. Karena bisa memberikan penilaian yang berbeda terhadap cymbal yang sebenarnya kamu akan beli.

Rules #2

Ajak Musisi atau Drummer lain!

Ajak rekan kamu, drummer atau musisi lain untuk sekadar berdiskusi atau minta pendapat tentang cymbal yang hendak kamu beli.

Tidak ada salahnya kamu minta tolong untuk mendengar dari jarak yang berbeda-beda sewaktu kamu mencoba cymbal, demikian juga sebaliknya.

Tujuannya semata-mata adalah untuk mengetahui karakter suara cymbal tersebut (how it sounds) dan seberapa jauh jangkauan suara cymbal tersebut (how it projects “out-front”)

My Next Cymbals?

Pertanyaan ini sering muncul di benak drummer yang berencana menambah varian dari cymbalnya (expander set up). Kini manufaktur juga mengeluarkan produk cymbal yang bisa dijadikan tambahan set up. Namun hal ini pun kembali kepada drummer, karena harus disesuaikan dengan karakter permainan dan kantong tentunya.

Berikut ini adalah tips bagi para drummer, agar mendapatkan jenis cymbal yang sesuai dengan kebutuhannya.

  1. Untuk set up standar, paling tidak kita memiliki 14 inci (hi-hat), 16 inci (crash) dan 20 inci (ride). Setelah memiliki set up standar ini, cymbal yang dibeli adalah crash cymbal dengan ukuran 16 inci-18 inci.
    Mengapa crash cymbal? Agar lebih memudahkan drummer bila melakukan ll-in pada tom-tom dan oor tom, tidak terlalu jauh untuk ‘kembali’ ke crash 16 inci. Biasanya set up crash 16in-18in ini diletakkan di dekat oor tom.
  2. Setelah crash cymbal terpenuhi, splash cymbal bisa dijadikan pilihan berikutnya, dengan ukuran 8 inci atau 10 inci. Variasi dari splash cymbal adalah dari ukuran 6 inci, 8 inci, 7 inci, 9 inci, 10 inci, 11 inci dan 12 inci. Penempatan crash biasanya di antara tom-tom 1 (diameter 12 inci) dan tom- tom 2 (diameter 13 inci), atau terletak di dekat hi-hat.
  3.  Setelah splash, China Cymbals adalah option yang tepat untuk memperkaya sound drum kamu, dengan ukuran 16 inci atau 18 inci. Varian diameter dari china cymbals adalah mulai dari 14 inci, 16 inci, 17 inci, 18 inci, 19 inci, 20 inci dan
    22 inci. Umumnya para drummer memilih ukuran 16 inci atau 18 inci terlebih dahulu, dengan penempatan di sebelah 2nd crash cymbal. Namun kalau kamu mengambil kedua-duanya maka china cymbal lainnya dipasang di dekat hi-hat.
    Sekali lagi, tips ini tidak baku mengingat semuanya kembali ke kebutuhan dan selera drummer yang berbeda-beda.
    Cymbal Care

Berikut ini beberapa tips dalam pemeliharaan cymbal:

Selalu tempatkan cymbal kamu di tas cymbal atau protective cymbal case lainnya
• Hindari temperatur yang terlalu panas atau terlalu dingin
• Setiap pemasangan cymbal dengan stand cymbal, harus ada plastik atau
nylon untuk melindungi lubang cymbal itu sendiri (avoid metal to metal contact).

Sebelum Membeli Cymbal


Sebelum para drummer memutuskan untuk membeli cymbal, ada satu prinsip yang perlu diperhatikan, :
“What type of music to be played pictures what type of band you are in, then it drives you to decide exactly what kind of playing your cymbal will be used for”.

Setidaknya ini memberikan gambaran bahwa hampir tidak mungkin seorang drummer heavy metal memutuskan untuk membeli cymbals yang dirancang untuk aliran musik swing, jazz atau latin. Kalau kamu belum mempunyai grup band yang permanen, setidaknya kamu bisa mengenali karakter permainan kamu, apakah bermain di satu aliran musik, atau cenderung biasa memainkan semua grooves dari berbagai aliran musik (all around).

Rules #3
Bawa Cymbal kamu lainnya!
Ada baiknya kamu membawa cymbal yang sudah dimiliki sebelumnya, guna mencari warna. Dengan mengkombinasikan cymbal yang lama dengan yang baru, setidaknya membantu untuk mengetahui apakah cymbal yang baru lebih kontras atau tidak (compliments), dengan sound cymbal yang sudah kamu punya.

Setelah kamu melalui proses ini, dan semakin sering kamu melalui proses ini, kamu akan semakin matang dalam menentukan karakter cymbal mana yang cocok dengan gaya kamu. Trust your EARS, then you are developing YOUR OWN SOUND!

Yuk simak video drum berikut :

0 Comments

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

©2018 Divertone.com - The Soul Of Inspiration

Log in with your credentials

or    

Forgot your details?

Create Account