Sambut Usia Ke 11, Stereomantic Rilis Album Baru

Sambut Usia Ke 11, Stereomantic Rilis Album Baru

Velodrome – Menyambut usia yang ke-11 tahun, grup duo pop asal Jakarta, Stereomantic, berencana merilis album ketiga “Golden Sun and Silver Moon” pada 22 April 2017 bertepatan dengan Record Store Day.

Sebelumnya grup duo tersebut telah merilis single ‘Hingga Ku Tiada’ yang diikuti dengan single kedua, ‘Tak Pernah Ada’ yang juga akan masuk dalam album baru mendatang. Walaupun kedua lagu ini sudah pernah dirilis sebelumnya, tetapi dalam rilisan 2017 ini Stereomantic menghadirkannya dengan aranasemen dan konsep baru.

Proses pembuatan lagu ‘Tak Pernah Ada’ ini dibantu oleh musisi seperti Pugar Restu Julian (drum), Ardi Smith (bass), Sony (flute), Seno (trumpet), dan Joely (trombone). Sementara secara visual single ‘Tak Pernah Ada’ diterjemahkan oleh ilustrator Mayumi Haryoto.

Lagu ‘Tak Pernah Ada’ sudah bisa diunduh melalui iTunes dan Spotify mulai 16 April 2017 atau bertepatan dengan perayaan 11 tahun Stereomantic. Perayaan 11 tahun perjalanan sekaligus rilis digital single ke-dua ini juga akan diadakan showcase di Paviliun 28 Jakarta, pada Minggu 16 April 2017, dengan menggandeng dua musisi indie, Gabriel Mayo & Pair of Us.

Album “Golden Sun and Silver Moon” sendiri sudah bisa dipesan (pre-order) mulai tanggal 16 April 2017  via email [email protected]

Duo asal Jakarta ini terbentuk pada 2006, dengan formasi Maria Ardiana Ferrari  atau Maria (vokal) dan Iman Barkah Hudaya atau Aroel (gitar dan program). Sebelumnya mereka telah mengeluarkan dua album  dengan judul Stereomantic dan  Cyber Superstar.

Sebelum membentuk Stereomantic, Maria adalah vokalis band pop, Klarinet sedangkan Arul tergabung dalam band Britpop Jakarta, Planet Bumi. Setelah sebelumnya Stereomantic berformat duo, dalam album ketiga ini mereka akan mencoba format band.

Walaupun banyak kendala yang dihadapi dalam perjalanan karir dan juga pembuatan album termasuk masalah pembajakan, Maria dan Aroel akan tetap terus berkarya dan menghasilkan musik baru. “Industri musik boleh saja hancur, tapi musik takkan pernah mati. Keep the DIY spirit!”

 

Editor : MP Jathia

0 Comments

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

©2018 Divertone.com - The Soul Of Inspiration

Log in with your credentials

or    

Forgot your details?

Create Account