Tarik Menarik Nissan Fortz Untuk Indonesia

Whitewood – Satu lagi gebrakan gitaris solois blues anak bangsa kembali bertarung di album ke-2 bertajuk “Tarik Menarik” akan semakin menambah deretan musisi handal Indonesia

Adalah Nissan Fortz  mencoba men definisikan album “Tarik Menarik”  menjadi dua hal yang selalu berhubungan atau bersinggungan di bumi ini. Seperti sebuah garis vertikal atau horisontal, dimana masing-masing garis tersebut mempunyai sebuah energi, emosi dan kekuatan tersendiri dalam skema yang berhubungan

“Seperti halnya, antara manusia dengan Tuhan, manusia dengan manusia (dengan pemikirannya), manusia dengan alam bahkan manusia dengan hatinya sendiri dan manusia dengan semua yang diciptakan-Nya di bumi ini. Tarik Menarik tidak selalu sama ataupun beriringan dan sebuah perbedaan menjadi penegasnya. Akan tetapi selalu berdampingan,” ujarnya.

“Tarik Menarik” menawarkan kebiasaan yang sudah tidak bisa ditinggalkan, tertanam, berkembang dan itulah yang menjadi pembeda dirinya dengan musikus lain—secara otentik melainkan memiliki nilai tambah berupa nuansa musik 70 & 90an (unplugged) yang kental. Hal itu dapat dirasakan dari tata cara merekam semua lagu secara Live, pemilihan sound yang sangat sederhana namun hangat dengan suplai pengulangan-pengulangan notasi serta riff gitar di setiap partnya.

Dalam “Tarik Menarik”, Nissan Fortz bersama The James Band turut menghadirkan beberapa kolaborator ulung, diantaranya adalah Nathania Jualim, Muhammad Gunawan “Gugun Blues Shelter”, Emmy Tobing dan Klaudia Ida. Nathania Jualim terlibat di lagu “Tarik Menarik”, Muhammad Gunawan “Ini Indonesia” dan  Emmy Tobing bersama Klaudia Ida menyumbang kemahirannya di lagu “Mati Rasa”.

Album ”Tarik Menarik” sendiri dalam prosesnya, dikerjakan di Escape Studios (Bandung) dengan metode rekam langsung (live recording, red). Sedangkan untuk hasil akhir audionya atau mixing / mastering, “Tarik Menarik” mendapat polesan engineer handal Tabriz Muhajier Effendy, yang mana dalam hal ini juga bertindak sebagai Produser bersama Nissan Fortz.

Sebagai catatan, penanda dari rilisnya album ini, Nissan Fortz akan menggelar konser berjudul “SUPERSEMAR” akronim dari Suara Pertunjukan Sebelas Maret yang dikemas dengan layout panggung yang berbeda dari sebelumnya, dari jarak pandang akan sangat berdekatan dengan panggung dan performer . Konser ini akan dihelat di DIALOGUE, Jakarta pada 11 Maret 2018. Diluar itu, ia juga akan melaksanakan tour ke kota-kota yang belum pernah di singgahi saat tour album pertama dengan membawa 3 tamu musisi yang ada di album ini.“Tarik Menarik” akan resmi tersedia dan dapat diunduh dipelbagai kanal digital musik seperti iTunes, Deezer, Spotify dan lain-lain serta tersedia juga dalam format Nada Sambung Pribadi (NSP) untuk semua layanan provider, usai konser “SUPERSEMAR” berlangsung, sedang untuk rilis fisiknya baru akan tersedia satu bulan kemudian.

Mari kita melihat lebih ke dalam lagi tentang Nissan Fortz , Mengawali karier musiknya di akhir tahun 90-an dengan berbekal basic music Klasik, Nissan Fortz mulai memperluas wawasan musiknya sambil menjalankan karirnya sebagai musisi dengan ikut berkecimpung di komunitas-komunitas musik Kota Bandung seperti komunitas Jazz, Country dan Blues.

Pria kelahiran Bandung pada 1 Mei 1983 itu sempat membuat Project musik akustik dengan nama ‘Trias Akustika’ dan sempat mengeluarkan beberapa single hingga akhirnya dibubarkan pada tahun 2014. Di Tahun 2009 Nissan Fortz sempat membentuk sebuah band blues bersama tokoh musik kenamaan, Hari Pochang dengan nama ‘Blues Libre’, bersama band Blues yang cukup berpengaruh ini, Ia sempat menelurkan sebuah album dengan title ‘The Journey’ ( 2013).

Malang melintang di scene blues Indonesia dan internasional, pun sempat dilakoninya bersama “Blues Libre”, ia pernah mengadakan beberapa konser tunggal, Nissan Fortz dan Blues Libre juga sempat berpartisipasi di Manila Internasional Jazz Festival di akhir tahun 2013. Tidak berhenti sampai disitu, karir musiknya terus bergerak, pada tahun 2010 Nissan Fortz pun membentuk Duo Jazz Blues dengan sentuhan Pop bernama ‘Sarah ‘N Soul’.

Dalam sepak terjangnya, sejauh ini Nissan Fortz sempat berkolaborasi dengan pemain harmonica dunia—sekaligus pemain harmonica ‘Sting’, yaitu Brendan Power di tahun 2011, juga di tahun 2015 sempat menggarap sebuah projek dengan beberapa Gitaris kenamaan Indonesia seperti Donny Suhendra, Aria Baron (Soulmate), Baim The Dance Company, Gugun dari GBS, Ginda Bestari, Adrian Adioetomo dll dengan Projeknya “ Blues is Alright”.

Sempat pula bermain sebagai Gitaris tamu bagi Penyanyi pendatang baru Indonesia, Yura Yunita. Diluar itu, Nissan Fortz juga dikenal sebagai produser, composer dan pencipta lagu handal, banyak artis-artis nasional yang pernah ia tangani. Sejauh ini, Nissan Fortz telah mengantongi album solo berjudul “Dy By Day” yang ia rilis pada tahun 2015 lalu.

Yuk kita lihat daftar lagu beserta musisi-musisi keren di album ini :

  1. Tarik Menarik (Feat. Nathania Jualim )
  2. Ini Indonesia (Feat. Muhammad Gunawan)
  3. Mati Rasa (Feat. Emmy Tobing )
  4. Biar
  5. Lelaki Jangan Lari
  6. Yahudi Dan Yaudah
  7. Generasi
  8. Diatonic Romantic
  9. Daur Ulang
  10. Titip
  11. Tangan Kiri

Jadi ingin lihat aksi gitaris yang satu ini , buat blues lover sepertinya konser Nissan Fortz di DIALOGUE, Jakarta pada 11 Maret 2018 bisa jadi destinasi entertainment yang layak di nikmati.

Sukses & maju terus musik Indonesia!

 

Source : Nissan Fortz

Writer : sobhirowo

 

 

0 Comments

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

©2018 Divertone.com - The Soul Of Inspiration

Log in with your credentials

or    

Forgot your details?

Create Account