Destinasi Wisata Trekking yang Instagramable untuk Pemula

Destinasi Wisata Trekking yang Instagramable untuk Pemula

Velodrome – Salah satu syarat sebuah destinasi wisata yang menarik adalah tempatnya instagramable. Enggak ada gambar yang lebih indah selain gambar pemandangan alam Indonesia. Nah berikut ini ada tiga tempat tujuan wisata trekking atau hiking, yang pemandangannya instagramable banget.

Pulau Padar, Taman Nasional Komodo, NTT

Image : TripAdvisor

Destinasi wisata trekking yang pertama adalah Pulau Padar. Dibandingkan dengan pulau disekitarnya seperti Pulau Komodo dan Rinca, Pulau Padar lebih jarang dikunjungi padahal pulau tersebut menawarkan pengalaman hiking dengan pemandangan indah.

Bila Anda beruntung, dalam perjalanan trekking Anda bisa menemui reptil raksasa yang mengisi pulau tersebut, jadi tetaplah berhati-hati.

Rute trekking favorit di kawasan ini adalah menelusuri perjalanan dari Pink Beach hingga ke puncak tertinggi di Pulau Padar. Selama perjalanan Anda akan dikelilingi oleh pemandangan laut lepas, dan padang rumput hijau.

Air Terjun Sipisopiso, Tanah Karo, Sumatera Utara

Image : Pegipegi.com

Air terjun setinggi 120 meter (terletak di sisi utara Danau Toba) tidak akan mengecewakan para fotografer dan pecinta alam yang datang mengunjunginya. Bahkan dari tempat parkir dan jalan setapak menuju lokasi pemandangannya sudah menggiurkan untuk Anda abadikan dengan kamera.

Air terjun ini berada di perbukitan dengan ketinggian sekitar 800 mdpl dan dikelilingi oleh hutan pinus. Dari area parkir, Anda akan dihadapi dengan lebih dari 600 anak tangga. Sesampainya dibawah, Anda bisa menghapus keringat dengan berenang di kolam air terjun.

Gunung Api Banda, Maluku

Image : 333travel.nl

Hadiah apa yang paling tepat didapat ketika tiba di puncak gunung selain mendapatkan pemandangan yang indah? Itu lah yang ditawarkan oleh destinasi wisata trekking yang ketiga yaitu Gunung Api Banda.

Saat ini ada dua jalur yang bisa dilalui. Yang pertama yaitu naik lurus ke atas tanpa jalur berkelok-kelok melalui sisi gunung berapi menghadap ke Banda Neira.

Yang lainnya adalah jalan yang lebih panjang tapi mudah dilalui, letaknya di sisi belakang pulau. Untuk melalui rute ini Anda tak membutuhkan pemandu karena jejaknya mudah sekali ditemukan.

Kecondongan jalan setapak bukan lah satu-satunya hal sulit yang harus dihadapi dalam pendakian. Rute yang dilewati kebanyakan masih terbuat dari batu vulkanik kecil yang berarti satu langkah maju sama dengan dua langkah mundur. Maka dari itu jarak pendakian 666 meter memakan waktu rata-rata 3 jam untuk ditempuh.

Anda pasti terengah-engah sesampainya di puncak, tapi semua perjuangan dan kelelahan akan terbayar dengan pemandangan laut biru dari salah satu laut terbaik di Indonesia.

0 Comments

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

©2018 Divertone.com - The Soul Of Inspiration

Log in with your credentials

or    

Forgot your details?

Create Account