Tips Traveling : Hiking Saat Musim Hujan, Simak Tips Berikut

Velodrome – Para pendaki dan traveller yang suka berwisata di gungung-gunung di Indonesia, hujan mungkin menjadi penghalang. Musim hujan memang bukan pilihan tepat untuk mendaki gunung tetapi hal tersebut bisa disiasati agar risiko dan bahaya saat mendaki bisa diminimalisir.

Sejak awal 2017 hingga kini, hujan masih mengguyur di hampir seluruh kawasan di Indonesia. Nampaknya,  air hujan akan terus ada hingga pertengahan tahun karena dampak La Nina setelah El Nino terjadi 2016 lalu. La Nina adalah fenomena musim hujan dengan intensitas curah hujan yang tinggi.

Bagi para pendaki, keinginan  untuk menikmati waktu liburan di pegunungan memang kadang tak terbendung apalagi ketika teman-teman Anda mengajak untuk menikmati suasana di atas gunung. Di musim tertentu pun, kita tidak bisa memprediksi cuaca yang bakal terjadi saat kita sedang mendaki karena gunung mempunyai kecenderungan suhu yang lebih dingin dibanding dataran rendah.

Divertone merangkum beberapa hal esensial yang perlu diperhatikan saat Anda ingin mendaki pada musim hujan agar perjalanan Anda tetap bisa dinikmati walaupun cuaca menghadang.

Perisapan ganda dan matang

Tips Traveling : Hiking Saat Musim Hujan, Simak Tips Berikut

Image : My Outdoors Life

Cuaca yang ekstrem akan menajdi tantangan baik sacara fisik maupun mental Anda. Mengetahui akan adanya tantangan  yang lebih berat, Anda harus mempersiapkan segala sesuatu lebih matang fisik dan mental Anda. Terutama masalah kesehatan yang akan rentan jika Anda tidak dalam kondisi yang sangat sehat.

Maka, barang bawaan yang berhubungan dengan kesehatan seperti vitamin sangat diperlukan untuk menjaga daya tahan tubuh Anda. Kedua, perlengkapan pun harus memperhatikan standar ganda. Hal ini wajib dilakukan untuk menghadapi situasi sulit seperti kondisi tanah dan angin. Bawalah barang secukupnya yang dikira penting agar Anda tidak merasa berat saat curah hujan semakin tinggi.

Peralatan kedap air dan survival kit

Tips Traveling : Hiking Saat Musim Hujan, Simak Tips Berikut

Image : Vitchelo

Berkaitan dengan peralatan, membagi barang-barang dalam kabinet kedap air seperti plastik akan melindungi beberapa pakaian Anda dari rembesan air. Jika Anda mempunyai baju yang cepat kering, sebaiknya bawalah pakaian tersebut.

Barang kedap air lainnya seeprti ponco, rain cover, dry bag akan melindung barang dan tubuh Anda. Penutup kepala pun harus terlindungi dari air. Anda bisa melapisinya dengan plastic hoodie atau memanfaatkan ponco yang Anda bawa karena tidak mungkin juga bawa payung kan.

Gunakanlah sepatu trekking yang kedap air karena sepatu akan bersentuhan lansung dengan kondisi tanah yang mungkin akan sedikit berlumpur. Sandal gunung bukan pilihan yang tepat untuk medan yang kemungkinan akan lebih licin dan bisa membuat Anda terpeleset atau digigit lintah gunung. Jangan lupa bawa trekking pole yang bisa digunakan untuk mendaki pada medan yang curam.

Pilihan jalur pendakian yang lebih singkat  dan pelajari jalur yang rendah risiko

Tips Traveling : Hiking Saat Musim Hujan, Simak Tips Berikut

Image : The Wilderness Society

Di musim hujan, mendaki dengan cara tek-tok atau langsung turun tanpa menginap memang sangat disarankan. Berkemah pada sauasana hujan tidak akan nyaman apalagi jika berdampak pada perlengkapan yang basah dan Anda bisa saja terkena hipotermia saat malam hari.

Maka, pilihlah gunung yang mempunyai total jalur daki yang tidak terlalu panjang tidak lebih dari 15 kilometer seperti Gunung Prau. Anda bisa mendaki pada pagi hari dan pulang sebelum sore. Jangan lupa mempelajari jalur-jalur pendakian jika memang ada spot yang berisiko. Hal tersebut wajib diwaspadai karena Anda pastinya ingin pulang dengan selamat.

Memantau Cuaca

Tips Traveling : Hiking Saat Musim Hujan, Simak Tips Berikut

Image : PBS

Hal ini adalah kegiatan yang bisa Anda lakukan sebisa mungkin sebelum perjalanan dimulai dan saat perjalanan sedang dilakukan. Perhatikan kondisi cuaca harian dan prakiraan cuaca sebelum Anda berangkat. Aplikasi prakiraan cuaca pada ponsel Anda biasanya dapat mendeteksi kondisi tersebut per jam.

Jadi, Anda bisa menentukan kapan dan jam berapa Anda dan rekan Anda akan mendaki gunung. Meskipun cuaca sulit diprediksi, setidaknya Anda punya panduan untuk mempertimbangkan kegiatan pendakian berdasarkan determinasi Lembaga seperti BMKG.

Teknik Layering

Tips Traveling : Hiking Saat Musim Hujan, Simak Tips Berikut

Image : loversaresquare

Teknik layering dalam berpakaian dalam mendaki sangat diperlukan untuk melindungi secara penuh tubuh Anda dari air dan angin yang menerpa. Hal ini bisa menghemat barang bawawan berkenaan dengan pakaian agar Anda tidak sering bergonta-ganti  pakaian.

Lapisan pertama atau base layer berguna mengatur kelembapan seperti pakaian berbahan polyster yang mudah menyerap keringat, cepat kering dan tidak menimbulkan bau seperti bahan katun. Lapisan kedua atau insulating layer berguna untuk menahan panas dan menjaga tubuh Anda tetap panas sepeti jaket berbahan wool. Lapisan terluar atau shell layer adalah lapisan yang melindungi dua lapisan atas yang berupa windbreaker dan sifatnya waterproof.

Jangan memaksakan diri

Tips Traveling : Hiking Saat Musim Hujan, Simak Tips Berikut

Image : travel-holidays

Terkadang, adrenalin Anda akan meningkat saat mendaki yang membuat Anda terlalu bersmangat dan terus termotivasi untuk mendaki sebelum sampai puncak. Namun, cuaca yang semakin ekstrem sebaiknya dihindari jika dikira dapat membahayakan diri dan rekan pendaki lainnya.

Jangan memaksakan diri Anda untuk terus mendaki jika hal tersbut dapat melipatgandakan tantangan di jalan. Yang terpenting, Anda bisa pulang dan mendaki gunung di lain waktu.

 

Editor : MP Jathia

0 Comments

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

©2018 Divertone.com - The Soul Of Inspiration

Log in with your credentials

or    

Forgot your details?

Create Account