Tur Konser Guns N’ Roses Jadi Yang Terlaris Di 2017

Velodrome – Tur konser band rock Guns N’Roses yang bertajuk ‘ Not in This Lifetime’ menjadi yang terlaris sejauh ini di tahun 2017. Tur yang telah dimulai sejak bulan April tahun 2016 lalu menjadi tur dengan penghasilan kotor terbesar di tahun 2017 ini, dengan menghasilkan $99,031,131 dengan total penonton 909.60 orang.

Nama Guns N’Roses bahkan mengalahkan nama-nama musisi yang sedang digilai masyarakat umum lainnya seperti Coldplay dan Justin Bieber.  Menurut Ken Fermaglich sebagai agen band G’N’R dari United Talent Agency mengunkapkan kepada Billboard,” Orang-orang mencintai lagu-lagu mereka tetapi banyak yang belum berkesempatan melihat mereka secara live.”

Sebagai catatan, debut album Guns N’Roses Appetite for Destruction yang dirilis pada tahun 1987, menjadi yang kedua album tahun 80-an paling banyak diputar, dengan lagu “Sweet Child O’ Mine” diputar sebanyak 250 juta kali di Spotify. “Jadi penggemar baru dan orang-orang yang telah menjadi penggemar band ini untuk beberapa waktu. Musik  seperti ini membawa banyak orang kembali ke masa muda mereka dan banyak yang ingin menonton mereka di panggung  dengan suara dan produksi masa kini” tambah Ken.

Sementara di tahun 2017 ini mega promotor  Live Nation, menjadi promotor dengan pendapatan kotor terbesar sebesar $877,934,736. Angka ini didapat dari tur band U2′ The Joshua Tree dimana berhasil menjual 2,4 juta tiket dan menjadi yang terbesar di musim panas ini. Selain Live Nation juga mendapat pendapatan besar dari konser band Coldplay di terutama saat tur Asia kemarin.

Kekuatiran akan ancaman global dan terorisme di konser-konser musik seperti saat konser Ariana Grande di Manchester Arena, tetap tidak menjadikan konser-konser menjadi sepi dan kehilangan penonton, meskipun para promtor tetap merasa waswas dan perlu berhati-hati.  Selain keamanan dan terorisme, kekhawatiran lain yang terus-menerus adalah momok adanya penipuan dalam penjualan tiket.

“Saya tidak berpikir kita bahkan mendekati titik di mana kita bisa memaksimalkannya,” kata co-president Live Nation untuk konser Amerika Utara Bob Roux, yang menjelaskan bahwa strategi penetapan harga dinamis, ditambah dengan praktik tur yang terus berlanjut seperti sebelumnya menjadikan promotor tetap bisa bersaing.

http://www.billboard.com/

 

 

0 Comments

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

©2018 Divertone.com - The Soul Of Inspiration

Log in with your credentials

or    

Forgot your details?

Create Account