Waspada Bahaya Sedotan Plastik dengan Air Panas

Waspada Bahaya Sedotan Plastik dengan Air Panas

Velodrome – Enggak jarang kita mendapati minuman panas yang disediakan lengkap dengan sedotan untuk minum. Tahukah Anda bahwa hal ini sangatlah berbahaya, bahkan bisa merenggut nyawa Anda.

Lebih dari 50 juta sedotan plastik digunakan setiap tahun oleh konsumen. Banyak yang datang dari restoran cepat saji dan digunakan dalam minuman bersoda, air dan jus.

Tak sedikit orang suka minum minuman panas melalui sedotan plastik, yang sebenarnya tidak dianjurkan karena bisa menyebabkan luka bakar.

Enggak percaya?

Di Florida, Amerika Serikat, seorang gadis meninggal setelah mengalami luka bakar yang parah. Luka bakar itu Ki’ari Pope dapatkan setelah mengikuti tantangan dari sepupunya untuk meminum air panas melalui sedotan. Gadis berusia 8 tahun tersebut langsung menderita masalah medis sejak bulan Maret ketika ia membakar tenggorokan dan mulutnya saat melakukan tantangan tersebut.

Dikutip dari leav.tv, berikut ini adalah tiga bahaya utama yang bisa terjadi bila kita menggunakan sedotan untuk meminum cairan yang panas.

#1 Membakar Lidah dan Mulut

Bila minum menggunakan sedotan, cairan cenderung keluar lebih cepat. Jika menggunakan sedotan untuk cairan panas, Anda tidak bisa mengukur seberapa panas cairannya, dan mungkin akan menyedot cairan terlalu cepat. Hal ini bisa mengakibatkan luka bakar di langit-langit mulut, bibir, lidah dan kerongkongan.

Kejutan suhu juga bisa menyebabkan reaksi tangan untuk menjatuhkan cangkir ke pangkuan Anda dan membakar kaki Anda.

#2 Bahan Kimia pada Plastik

Sebagian besar plastik mengandung polipropilena dan BPA, atau dikenal dengan Bisphenol A, yang dapat membekukan bahan kimia ke dalam cairan. Hal ini terutama bisa terjadi karena panas dari cairan tersebut memanaskan plastik.

Bahan kimia ini dikatakan dapat menyebabkan obesitas, puber dini, dan bahkan kanker. Beberapa produsen sekarang mulai menghilangkan BPA dari produk mereka.

#3 Mengurangi Plastik

Penggunaan kembali olahan plastik sangat tidak dianjurkan. Walau pun sudah dicuci dengan bersih masih ada bakteri dan kuman yang tertinggal. Sebagian besar dari bahan plastik ini tidak didaur ulang karena terdapat bahan kimia yang kuat di dalamnya dan berakhir di tempat pembuangan yang kemudian mencemari bumi.

Sebagai alternatif, sedotan kaca adalah alternatif yang jauh lebih baik untuk plastik. Mereka dapat digunakan kembali berkali-kali dan tidak mengandung bahan kimia apapun. Bahan lain seperti bambu, kertas, dan stainless steel juga hadir dalam bentuk jerami. Ini jauh lebih baik untuk lingkungan dan bisa didaur ulang.

0 Comments

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

©2018 Divertone.com - The Soul Of Inspiration

Log in with your credentials

or    

Forgot your details?

Create Account